PEKANBARU
- Walikota (Wako) Pekanbaru Dr. H. Firdaus, S.T., M.T mengingatkan agar tim
satgas penanganan Covid-19 di Kota Pekanbaru berupaya mencapai kembali
indikator PPKM level 1. Ada dua indikator jadi fokus penanganan covid
selama PPKM level 2 yakni penurunan kasus aktif Covid-19 dan vaksinasi.
"Keduanya
fokus kita pada PPKM level 2 ini, agar bisa mencapai target menuju PPKM
level 1," paparnya usai rapat evaluasi PPKM level 2 di Ruang Multimedia
MPP Pekanbaru, Selasa (7/12).
Menurutnya,
capaian vaksinasi bagi Lansia yang masih rendah menyebabkan Kota
Pekanbaru kembali naik dari PPKM level 1 ke PPKM level 2. Tim vaksinasi
belum bisa mencapai target vaksinasi bagi lansia yakni 60 persen.
Capaian
vaksinasi saat ini baru 51 persen. Padahal untuk mencapai PPKM level 1
jumlah lansia yang sudah suntik vaksin sebanyak 60 persen.
Kenaikan
level ini juga terjadi penambahan kasus aktif selama PPKM level 1.
Penambahan kasus aktif berasal dari klaster satu sekolah.
Walikota
mengatakan bahwa tim kesehatan berupaya menggesa vaksinasi bagi lansia.
Ia menyebut capaian vaksinasi Covid-19 secara umum mencapai 87,11
persen.
Dirinya
memastikan bahwa pasokan vaksin masih tersedia di Instalasi Farmasi
Kesehatan Pekanbaru. Ada jenis Astrazineca, Sinovac, moderna dan pfizer
untuk vaksin pertama dan kedua.
Walikota juga mengajak semua pihak ikut berupaya agar Kota Pekanbaru bisa kembali masuk ke PPKM level 1.
Ia mengimbau camat dan lurah untuk membantu peningkatan capaian vaksinasi bagi lansia.
"Tim
vaksinasi dinas dan puskemas bisa bekerjasama dengan pihak terkait
dalam percepatan vaksinasi lansia di wilayahnya," paparnya.
(Kominfo4/RD2)