Perbaiki Jalan Rusak, Dinas PUPR Pekanbaru Lakukan 2 Paket Overlay di Tahun 2022


Image : Perbaiki Jalan Rusak, Dinas PUPR Pekanbaru Lakukan 2 Paket Overlay di Tahun 2022
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution - Pekanbaru.go.id

PEKANBARU - Sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru masih dalam kategori rusak. Ada yang mengalami rusak berat, sedang hingga ringan. Perbaikan jalan rusak dilakukan dengan tambal sulam dan pelapisan ulang (overlay).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution mengatakan, pihaknya tidak mempunyai cukup biaya untuk melakukan overlay. Karena untuk perbaikan dengan sistem overlay memerlukan biaya cukup tinggi.

"Kita nggak punya biaya untuk overlay. Paling satu atau dua paket (overlay) saja tahun ini," ujar Indra Pomi, Rabu (13/7).

Menurutnya, untuk satu paket overlay dilakukan pelapisan ulang aspal untuk satu kilometer. Anggaran overlay mencapai Rp1 miliar untuk satu kilometer.

Sementara anggaran untuk perbaikan jalan tahun ini sebesar Rp12 miliar. Jumlah itu termasuk untuk gaji pasukan kuning dan biaya operasional alat berat.

Kategori jalan yang bisa dilakukan overlay adalah kondisi jalan rusak dengan jumlah lubang jalan yang cukup rapat. Maka untuk overlay dikatakan Indra Pomi, akan diprioritaskan pada tahun depan. (Kominfo8/RD2)


Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[21/07/2026] Diskes Pekanbaru Gelar Cek Kesehatan Gratis di DPRD Riau [21/07/2026] Pemko Pekanbaru Perkuat Keamanan Siber, Gandeng BSSN Tingkatkan Kapasitas Tim CSIRT OPD [21/07/2026] Jual Sembako Murah, Catat Jadwal dan Lokasi Mobil Pak Aman Hari Ini Hingga 30 Juli [21/07/2026] Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Kolaborasi Dalam Percepatan Cek Kesehatan Gratis, Opimalkan Pemenuhan Asta Cita Presiden [21/07/2026] Diskop Data 1.287 Koperasi di Pekanbaru, 316 Proses Pembubaran [20/07/2026] Pemko Pekanbaru Terima Pandangan Fraksi Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025