PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, memastikan pelayanan posko bayi dampak kabut asap sejauh ini berjalan kondusif tanpa kendala.
"Kini ada lima anak yang terdiri dari empat bayi dan satu balita beserta ibu mereka menghuni posko dampak asap yang dibuka Pekanbaru," ungkap Kasubag Pengolahan Informasi dan Pengaduan Masyarakat Pemko Pekanbaru, Mawardi, Minggu (4/10).
Mawardi menjelaskan, bayi-bayi ini kini dalam perawatan para dokter dan perawat jaga. Selain juga oleh ibu mereka. "Keempat bayi kini dalam keadaan sehat tidak lagi terpapar asap," ujar Mawardi.
Diakui Mawardi, saat tiba di posko kondisi bayi sedikit terganggu, akibat asap. Sehingga langsung diberikan perawatan. "Setibanya di posko, bayi langsung diperiksa dan dilakukan perawatan bagi yang mengalami flu dan batuk ringan," beber Mawardi.
Sejak dibuka posko bayi pada pekan lalu, hingga kini ada lima bayi yang setia menghuni dari 10 jumlah dievakuasi. Sementara lima lainnya minta dipulangkan akibat permintaan sendiri karena tidak memperoleh izin suami. "Penambahan bayi terjadi Sabtu malam dengan nama Rangga usia 2 bulan, sang ibu Imla, alamat Sukamaju Muara Fajar, Rumbai," tutur Mawardi lagi.
Menurut Mawardi kondisi Rangga saat masuk alami flu ringan, sehingga langsung diberikan tindakan pengobatan. "Tetapi kini Minggu Rangga sudah mulai sehat," tandasnya.
Berbicara pelayanan, Mawardi menambahkan, sejauh ini stabil dan tidak ada kendala, baik makanan, susu dan obat-obatan serta kebutuhan pamper bayi. Termasuk kebutuhan makanan para ibu bayi juga disediakan pada posko.
"Tim juga menyiagakan perawat dan dokter secara bergiliran tiap hari guna memantau kondisi bayi di posko. Termasuk satgas pengamanan yang berada diluar ruang," pungkasnya. (Humas Pemko)
Satu Lagi Bayi Masuk ke Posko Evakuasi
Kasubag Pengolahan Informasi dan Pengaduan Masyarakat Pemko Pekanbaru, Mawardi - Pekanbaru.go.id