PEKANBARU - Suasana pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, Sabtu (31/10/2026) sore berlangsung meriah. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menepuk kompang menandai pembukaan MTQ yang berlangsung di Ballroom Pangeran Hotel Pekanbaru.
"Apabila MTQ tingkat kecamatan sukses, semoga bisa mengantarkan peserta mengharumkan nama Pekanbaru dalam MTQ Riau nantinya," harapnya dalam sambutan usai membuka ajang ini.
Dirinya mengapresiasi bahwa ajang MTQ ini bukan cuma melibatkan kecamatan. Namun memperlihatkan kekompkakan dengan seluruh elemen masyarakat.
Agung berpesan bahwa MTQ tingkat kecamatan bukan hanya seremoni belaka. Namun ajang ini sekaligus untuk menghidupkan nilai Al Quran di tengah masyarakat.
"MTQ ini juga seiring dengan Program Pekanbaru Cinta Al Quran, yang membuat anak-anak terbiasa mengaji di sekolah maupun di rumah," ungkapnya bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar.
Agung menyatakan bahwa Program Pekanbaru Cinta Al Quran bermula dari keprihatinannya atas anak-anak yang buta Al Quran. Ia berharap program ini dapat menjadi bekal bagi anak-anak di akhirat kelak.
Dirinya juga membeberkan sejumlah program dari pemerintah kota. Ada di antaranya program seragam sekolah gratis, membantu warga yang ijazahnya tertahan hingga membantu anak putus skeolah.
Masyarakat saat ini bisa mengakses program 112 Pekanbaru Aman. Pemerintah Kota Pekanbaru juga membenahi jalan dan drainase.
"Kami juga mendorong upaya perbaikan jalan lingkungan, normalisasi sungai dan drainase," paparnya didampingi Kabag Kesra Setdako Pekanbaru, Indra Maulana.
Camat Sail Media Nova, menyampaikan ada 30 peserta ikut dalam MTQ tingkat kecamatan kali ini. Mereka berasal dari tiga kelurahan yang ada di kecamatan itu.
"Ada cabang tilawah anak-anak, remaja putra dan putri serta tahfizh," jelasnya.
Penyelenggaran rangkaian MTQ nantinya berlangsung di Masjid Assa'adah. Ia berharap para pesrrta bisa menjalani lomba dengan semangat.
"Semoga nantinya bukan cuma memenangkan MTQ, tapi juga menegakkan syiar Islam," pesannya. (Kominfo7/RD2)
Sumber : (Kominfo7/RD2)