Wali Kota: Bebaskan Pembayaran Wajib PBB di Bawah 100 Ribu Rupiah


Image : Wali Kota: Bebaskan Pembayaran Wajib PBB di Bawah 100 Ribu Rupiah
Dr. H. Firdaus, ST, MT - Pekanbaru.go.id
PEKANBARU - Para wajib Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mendapat stimulus pembayaran tahun 2021. Pemerintah Kota Pekanbaru membebaskan wajib PBB yang besaran pembayarannya di bawah Rp 100.000.

Adanya pembebasan kewajiban pajak tahun ini karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Stimulus merupakan insentif bagi wajib pajak masyarakat berpenghasilan rendah.

"PBB seratus ribu ke bawah, kita tetap beri insentif seperti tahun sebelumnya," jelas Walikota Pekanbaru, Firdaus setelah membuka Pekan Panutan Pajak dan Peluncuran SPPT PBB P2 tahun 2021, Selasa (9/2).

Para wajib pajak tersebut kewajibannya pada tahun ini nol rupiah alias gratis. Pemerintah kota juga memberi insentif kepada wajib pajak lainnya yang punya penghasilan beragam.

Presentase keringanan pembayaran pajak daerah pun berbeda. "Paling bawah kita gratiskan, ada yang menengah dan yang mampu juga dapat," paparnya.

Pemerintah kota juga mengapresiasi wajib pajak perseorangan dan wajib pajak berbadan hukum. Mereka mendapat piagam apresiasi karena taat membayar pajak daerah.

Para wajib pajak daerah sudah memperlihatkan kepatuhan. Mereka juga membayarkan pajak daerah tepat waktu. (Kominfo4/RD2)

Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[24/07/2026] Wako Pekanbaru Kukuhkan Serentak 76 Ketua RT dan RW Terpilih di Kecamatan Senapelan [24/07/2026] Pemprov Riau Bangun Box Culvert di Depan RS Awal Bros, Pemko Pekanbaru Kerjakan Saluran Drainase Pendukung [24/07/2026] Pekanbaru Sudah Bebaskan BPHTB dan PBG bagi MBR, 2.766 Rumah Telah Digratiskan Tanpa Gerus PAD [24/07/2026] Pamit Akhiri Masa Tugas, Konsulat Malaysia Apresiasi Hubungan Kerjasama Harmonis Pemko Pekanbaru [24/07/2026] Pemko Pekanbaru Tertibkan Kawasan Stadion Utama Riau, PKL Tetap Diizinkan Berjualan dengan Penataan Baru [24/07/2026] Jalan Pasar Kodim Segera Diaspal, Pedagang Diminta Pindah ke Pasar Higienis