PEKANBARU
- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru menandatangani nota kesepahaman
(MoU) kerjasama bidang ekonomi dan pariwisata. Penandatanganan dilakukan
di Mall SKA, sekaligus pelaksanaan berbagai pagelaran seni budaya kedua
daerah, event Culture, Tourism dan Bisnis (CTB) Fair 2021, pada Sabtu
(27/2).
"Kerjasama
dengan pemerintah Pariaman. CTB, budaya, pariwisata dan bisnis. Disana
juga hadir Walikota Pariaman, Bupati 50, Gubernur Sumbar, Walikota
Pekanbaru, Gubernur Riau. Acara puncak hari Sabtu. Ini tujuannya sudah
pasti untuk memajukan dua daerah ini, baik bidang pariwisata, bidang
ekonomi kreatif," terang Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru, Nurfaisal,
Senin (1/3/), saat ditanya media, upaya yang dilakukan dalam
memajukan sektor pariwisata di Kota Pekanbaru.
Bukan
hanya Disbudpar, dikatakan Nurfaisal, beberapa Organisasi Perangkat
Daerah (OPD) lainnya seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP)
juga melakukan kerjasama.
"Bukan
itu saja MoU nya, ada juga dari Disperindag MoU nya, pertanian. Karena
ini sudah menjadi kesepakatan dari pak walikota kita dan pak walikota
Pariaman," ujarnya.
Kerjasama
yang dilakukan disampaikan Nurfaisal, jauh sebelumnya sudah dibahas
oleh dua daerah, yakni Kota Pekanbaru, dan Kota Pariaman.
"Jauh
sebelumnya sudah mengadakan pertemuan, mulai dari apeksi di Kota
Pariman di 2020, kemudian saat Walikota Pariaman berkunjung ke Tenayan
Raya sekitar satu bulan yang lalu. Kita melakukan MoU di Mall SKA. Hari
sabtu itu mulai dari pukul 13.00 WIB sudah mulai. Ada pagelaran seni
Pariaman, pagelaran seni Pekanbaru, ada kolaborasi. Dan malamya ada
tampilan budaya Kabupaten Lima Puluh, Sumatera Barat," ungkapnya.
Pelaksanaan
kegiatan di Mall SKA dipastikan Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru,
Nurfaisal, tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
"Kita
sudah sampaikan dengan EO (Event Organizer), karena ini non bujeter.
Dari kita melaksanakan event ini non bajeter semua," jelas
Nurfaisal.(Kominfo5/RD2)