PEKANBARU - Sekolah tatap muka direncanakan berlangsung
pekan pertama bulan Februari. Tahap awal sekolah tatap muka ini
ditujukan pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Pekanbaru.
Kepala
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas mengatakan, saat
ini pihaknya masih menanti persetujuan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19
untuk memulai sekolah tatap muka.
"Belum,
kita belum tau hari apa. Tapi kita usahakan minggu pertama Februari ini
sudah mulai. Kita tunggu izin dari tim gugus dulu," ujar Ismardi, Ahad
(31/1).
Menurutnya, Dinas Pendidikan telah mengusulkan sejumlah SMP Negeri yang dinyatakan siap melaksanakan sekolah tatap muka.
Namun,
ada beberapa SMP Negeri yang belum dapat memulai sekolah tatap muka.
Sekolah itu berada di kecamatan yang berada pada zona orange. Hasil
pemetaan sebaran Covid-19 terbaru ada sekolah di tiga kecamatan yang
belum dapat melaksanakan sekolah tatap muka.
"Kecamatan
Marpoyan damai, Bukit Raya, dan Rumbai. Dari hasil pemetaan sebaran
Covid-19, tiga kecamatan ini zona orange belum bisa sekolah untuk buka
di tiga kecamatan ini," terangnya.
Ismardi
menyebut, pelaksanaan sekolah tatap muka ini berbasis kecamatan. Proses
itu dapat dilakukan hanya pada kecamatan yang berada pada zona hijau
dan kuning. (Kominfo6/RD2)