PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru menyiapkan apresiasi khusus bagi anggota Pramuka yang berhasil menorehkan prestasi. Wali Kota Pekanbaru yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menjanjikan jalur hijau beasiswa bagi anggota Pramuka berprestasi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.
Agung menyampaikan, anggota Pramuka yang memiliki sertifikat prestasi yang diterbitkan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru nantinya dapat memperoleh kemudahan dalam mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
"Atas nama Pemko Pekanbaru, kami akan memberikan apresiasi dan jalur hijau untuk adik-adik Pramuka yang berprestasi, yang sertifikatnya dikeluarkan oleh Kwartir Cabang Kota Pekanbaru," ujar Agung dalam upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Sabtu (12/9/2026).
Menurut Agung, kebijakan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap prestasi sekaligus dedikasi generasi muda dalam kegiatan kepramukaan. Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi anggota Pramuka untuk terus aktif, berprestasi, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Dengan adanya sertifikat prestasi kepramukaan tersebut, anggota Pramuka berprestasi akan mendapatkan jalur khusus dalam proses memperoleh beasiswa. Mereka tidak perlu mengikuti proses pendaftaran seperti calon penerima beasiswa pada umumnya, melainkan dapat memperoleh alokasi anggaran beasiswa sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah.
Agung juga memberikan apresiasi kepada anggota Pramuka Pekanbaru yang telah mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) ke-12. Ia mengaku ikut merasakan kekhawatiran selama para peserta berada jauh dari keluarga untuk mengikuti kegiatan berskala nasional tersebut.
"Terus terang, selama mereka mengikuti Jambore, saya ikut merasakan khawatir. Mereka adalah anak-anak kita yang jauh berada dari rumah," kata Agung.
Rasa khawatir tersebut bahkan membuat Agung memutuskan untuk datang langsung ke lokasi pelaksanaan Jambore. Ia juga meminta laporan perkembangan peserta secara berkala untuk memastikan kondisi para anggota Pramuka Pekanbaru selama mengikuti kegiatan.
"Saya memutuskan untuk hadir langsung ke lokasi Jambore dan meminta laporan dua kali 24 jam untuk melihat perkembangan adik-adik sekalian. Saya ingin memastikan sendiri kesehatan, keamanan, serta kebutuhan adik-adik kita," ungkapnya.
Ia menilai keikutsertaan anggota Pramuka Pekanbaru dalam Jamnas ke-12 tidak hanya menjadi pengalaman mengikuti kegiatan nasional. Para peserta juga dinilai mampu menunjukkan disiplin, menjaga adab, membangun persaudaraan, serta membawa nama baik Kota Pekanbaru.
Agung turut memberikan apresiasi kepada Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, Sulastri. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Sulastri, Gerakan Pramuka Pekanbaru menunjukkan perkembangan yang membanggakan dan semakin dikenal di luar daerah.
"Kita perlu akui bahwa Kakak Sulastri berhasil dalam memimpin Kwartir Cabang Pramuka Kota Pekanbaru. Hari ini, Pramuka Kota Pekanbaru tidak hanya dikenal prestasinya di Kota Pekanbaru maupun Provinsi Riau, tetapi sudah dikenal di tingkat nasional," ucap Agung.
Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan anggota Pramuka di Pekanbaru. Ia berharap prestasi yang telah diraih tidak berhenti di tingkat daerah, tetapi terus berlanjut hingga tingkat nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Agung juga menyebut pelaksanaan Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi salah satu momen bersejarah bagi Gerakan Pramuka di Kota Pekanbaru. Ia menilai kegiatan yang digelar kali ini menjadi salah satu kegiatan Pramuka dengan skala terbesar yang pernah dilaksanakan di Kota Pekanbaru.
"Ini merupakan sejarah. Belum pernah ada acara Pramuka di Kota Pekanbaru yang sebesar ini dan semegah ini," tutur Agung.
Ia menegaskan bahwa kegiatan kepramukaan tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian prestasi. Lebih dari itu, Pramuka menjadi wadah untuk membentuk sumber daya manusia yang berkarakter, terampil, mandiri, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Agung juga mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan kepramukaan. Sebanyak 56 orang menerima penghargaan dalam berbagai kategori, yakni empat penerima Lencana Melati, tiga penerima Lencana Tiga Darma Bakti, lima penerima Lencana Karya Bakti, dua penerima Lencana Teladan, 38 penerima Lencana Pancawarsa, serta empat Pramuka Garuda.
Selain penghargaan kepada anggota Pramuka, penghargaan juga diberikan kepada 18 organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai memberikan dukungan terhadap Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru.
Agung mengatakan penghargaan yang diberikan tidak boleh hanya dimaknai sebagai tanda yang disematkan pada seragam. Menurutnya, penghargaan merupakan bentuk kepercayaan sekaligus amanah untuk terus meningkatkan pengabdian.
"Penghargaan bukan sekadar tanda yang disematkan pada seragam. Penghargaan merupakan amanah agar semakin setia kepada Trisatya, semakin teguh menjalankan Dasa Darma, dan semakin luas memberikan manfaat kepada masyarakat," sebutnya.
Agung berharap Gerakan Pramuka Pekanbaru terus menjadi wadah pembentukan generasi muda yang berkarakter, terampil, peduli, mandiri, dan berprestasi. Pemerintah Kota Pekanbaru, lanjutnya, akan terus mendorong agar prestasi anggota Pramuka dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.
"Bukan hanya dikenal di Pekanbaru dan di Riau, tetapi mampu berdiri dan berprestasi di tingkat nasional. Satu Pramuka untuk Indonesia. Jayalah Pramuka, jayalah Indonesia," pungkasnya. (Kominfo11/RD5)