PEKANBARU
- Durasi pembelajaran tatap muka atau PTM terbatas sekolah di Kota
Pekanbaru berlangsung mulai, Senin (18/10). Penambahan durasi
menjadi empat jam dari sebelumnya tiga jam maksimal berada di sekolah.
"Ada
penambahan satu jam belajar di sekolah, agar PTM lebih efektif. Kita
bakal terapkan Senin ini," terang Kepala Dinas Pendidikan Kota
Pekanbaru, Ismardi Ilyas, Senin.
Tim
bidang pendidikan SD dan SMP sudah mempersiapkan teknis penambahan
durasi jam belajar. Ia mengatakan proses sosialisasi sudah dilakukan ke
seluruh sekolah.
Ismardi menyadari sejumlah sekolah belum bisa menambah durasi jam belajar. Kondisi ini karena terdapat keterbatasan ruang kelas.
"Jadi yang tidak bisa empat jam nanti tetap belajar selama tiga jam seperti PTM terbatas sebelumnya," jelasnya.
Dirinya
mengatakan bahwa mayoritas sekolah menyanggupi penambahan durasi
belajar sebanyak satu jam. Adanya penambahan durasi belajar ini seiring
Kota Pekanbaru yang mengalami tren penurunan kasus Covid-19.
Dirinya
menyebut ada sejumlah SD yang tidak bisa menerapkan penambahan durasi
karena keterbatasan ruang kelas. Kondisi tersebut karena banyak SD
menerapkan dua sesi belajar dalam sehari.
Sedangkan
mayoritas SMP bisa menambah durasi PTM satu jam dari sebelumnya. "Maka
kita pastikan penerapannya mulai pekan ini," ulasnya.
Ismardi
mengingatkan agar sekolah tidak membuat kebijakan sendiri. Mereka mesti
mengikuti kebijakan dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru yang mengacu
pada Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri terkait belajar tatap
muka. (Kominfo4/RD2)