PT MPP Pastikan 1.211 Toko di STC Sudah Diisi.


Image : PT MPP Pastikan 1.211 Toko di STC Sudah Diisi.
Sukaramai Trade Center Pekanbaru. - Pekanbaru.go.id

PEKANBARU -- Pasar modern dengan sistem Build Operate Transfer (BOT), Sukaramai Trade Centre (STC) sudah diisi. Pengembang, PT Makmur Papan Permata (MPP) menyebut saat ini sebanyak 1.211 unit toko sudah diisi pedagang.

Kepala Cabang PT MPP, Suryanto mengatakan, total unit toko yang ada di dalam pusat perbelanjaan itu mencapai 1.966 unit. Saat ini ada di tiga lantai yang sudah berfungsi.

Kata dia, STC sudah beropersi sejak April 2020 lalu. Menurutnya, selama beroperasi, pengelola tidak memungut service charge selama empat bulan terhitung April 2020 hingga Juli 2020.

Suryanto menyebut, untuk peningkatan pelayanan selanjutnya PT MPP bakal memungut service charge atau biaya pelayanan terhitung 1 Agustus 2020. Pihak yang memungut service charge nanti adalah PT Swarna Internusa Pertiwi atau PT SIP sebagai pengelola STC.

"Besaran service charge mencapai Rp70.000 permeter persegi," kata Suryanto, Kamis (23/7).

Lanjutnya, pembayaran service charge nantinya dilakukan setiap bulan. Namun, sebelum itu dilakukan, pihaknya akan berkordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terkait pemungutan service charge.

"Jadi Agustus sudah kita pungut service charge," jelasnya. (Kominfo3/RD1)


Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[24/07/2026] Wako Pekanbaru Kukuhkan Serentak 76 Ketua RT dan RW Terpilih di Kecamatan Senapelan [24/07/2026] Pemprov Riau Bangun Box Culvert di Depan RS Awal Bros, Pemko Pekanbaru Kerjakan Saluran Drainase Pendukung [24/07/2026] Pekanbaru Sudah Bebaskan BPHTB dan PBG bagi MBR, 2.766 Rumah Telah Digratiskan Tanpa Gerus PAD [24/07/2026] Pamit Akhiri Masa Tugas, Konsulat Malaysia Apresiasi Hubungan Kerjasama Harmonis Pemko Pekanbaru [24/07/2026] Pemko Pekanbaru Tertibkan Kawasan Stadion Utama Riau, PKL Tetap Diizinkan Berjualan dengan Penataan Baru [24/07/2026] Jalan Pasar Kodim Segera Diaspal, Pedagang Diminta Pindah ke Pasar Higienis