Disnaker Ajukan 25 Ribu Orang Pekerja Terdampak Covid-19 Dapat Stimulus


Image : Disnaker Ajukan 25 Ribu Orang Pekerja Terdampak Covid-19 Dapat Stimulus
Kepala Disnaker Kota Pekanbaru, Johnny Sarikoen - Pekanbaru.go.id

PEKANBARU -- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru sudah mengusulkan 25.000 orang untuk memperoleh stimulus dari Kementrian Tenaga Kerja. Mereka adalah pekerja di sektor informal dan UMKM.

Para pekerja mendapat stimulus karena terkena dampak Covid-19. Kuota yang tercatat di Provinsi Riau mencapai 98.000 orang.

"Kita minta perpanjangan waktu pengusulan, agar semua pekerja yang terkena dampak bisa mendaftar ikut program Itu," jelas Kepala Disnaker Kota Pekanbaru, Johnny Sarikoen, Rabu (8/4/2020).

Ada dua cara untuk stimulus pekerja yang kena dampak Covid-19. Cara pertama bagi pekerja yang terkena dampak langsung di sektor informal dan UMKM. 

Mereka nantinya bisa mendaftar secara online. Proses seleksinya pun secara online. 

Mereka yang lulus seleksi mendapat stimulus Rp 600.000 selama empat bulan.

Ada juga pekerja yang hendak mendapat pelatihan kerja bisa memilih lembaga latihan. Nantinya bisa mendapat latihan secara gratis.

Mekerja yang terkena dampak virus corona masih punya kesempatan ikut kedua program ini.

"Tahap dua juga sudah berlangsung awal pekan ini," terangnya. (Kominfo4/RD2)

 


Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[24/07/2026] Wako Pekanbaru Kukuhkan Serentak 76 Ketua RT dan RW Terpilih di Kecamatan Senapelan [24/07/2026] Pemprov Riau Bangun Box Culvert di Depan RS Awal Bros, Pemko Pekanbaru Kerjakan Saluran Drainase Pendukung [24/07/2026] Pekanbaru Sudah Bebaskan BPHTB dan PBG bagi MBR, 2.766 Rumah Telah Digratiskan Tanpa Gerus PAD [24/07/2026] Pamit Akhiri Masa Tugas, Konsulat Malaysia Apresiasi Hubungan Kerjasama Harmonis Pemko Pekanbaru [24/07/2026] Pemko Pekanbaru Tertibkan Kawasan Stadion Utama Riau, PKL Tetap Diizinkan Berjualan dengan Penataan Baru [24/07/2026] Jalan Pasar Kodim Segera Diaspal, Pedagang Diminta Pindah ke Pasar Higienis