PEKANBARU
- Mayoritas sekolah negeri di Kota Pekanbaru sudah memenuhi syarat
menggelar belajar tatap muka secara terbatas. Mereka sudah melakukan
evaluasi di 117 SD dan 45 SMP.
Kepala
Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas, memastikan
mayoritas sekolah negeri di Kota Pekanbaru sudah menyiapkan fasilitas
penunjang protokol kesehatan.
"Seratus persen sekolah negeri sudah memenuhi protokol kesehatan," ujarnya, Selasa (7/9).
Menurutnya, ada sekolah yang belum siap. Kebanyakan sekolah swasta yang memiliki dana operasional kecil.
Mereka
pun mengalami kendala dalam mempersiapkan fasilitas protokol kesehatan.
Sejumlah sekolah swasta di Kota Pekanbaru masih belum siap menerapkan
protokol kesehatan mencegah Covid-19 saat belajar tatap muka secara
terbatas.
"Mereka belum melengkapi fasilitas untuk mendukung penerapan protokol kesehatan," ujarnya.
Kondisi
ini merupakan hasil survei tim Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru pada
pekan kemarin. Mereka melakukan survei di SD serta SMP negeri dan
swasta.
Para peserta
didik sebenarnya sudah bisa melakukan belajar tatap muka secara terbatas
pada PPKM level 3. Namun hanya 50 persen kapasitas ruang kelas bisa
digunakan.
Ismardi
menyebut bahwa belajar secara online selama ini kurang efektif. Ia
menyebut bahwa efektivitasnya hanya 33 persen. (Kominfo4/RD2)