Disdik Pekanbaru: Kita Masih Kekurangan Seribu Lebih Guru ASN


Image : Disdik Pekanbaru: Kita Masih Kekurangan Seribu Lebih Guru ASN
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Muzailis - Pekanbaru.go.id
PEKANBARU - Kota Pekanbaru masih kekurangan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga kini. Ada kekurangan mencapai seribu orang lebih guru ASN.

Total kebutuhan guru ASN di Kota Pekanbaru mencapai 5.600 orang. Jumlah guru yang berstatus ASN mencapai 4.200 orang. 

Mereka merupakan guru ASN dari tingkat TK, SD dan SMP di Kota Pekanbaru. Pemerintah kota masih butuh 1.400 orang guru ASN. 

"Kita ada kekurangan seribu orang lebih guru berstatus ASN di Kota Pekanbaru," terang Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Muzailis, Sabtu (27/11).

Saat ini perekrutan guru untuk formasi CPNS belum ada. Pemerintah kota hanya merekrut guru untuk formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Proses perekrutan guru PPPK berlangsung dalam CASN Pemerintah Kota Pekanbaru tahun 2021. Ada 243 formasi untuk formasi PPPK guru.

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil tidak menampik bahwa saat ini jumlah guru ASN masih kurang. Namun ia mengapresiasi para guru tetap semangat di masa pandemi.

Mereka tetap berupaya memberi pendidikan kepada para peserta didik. Ada yang mengajar lewat online hingga pertemuan tatap muka terbatas.

"Maka kita imbau agar tetap optimal, tetap semangat walau dalam kondisi pandemi," jelasnya. (Kominfo4/RD2)

Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[01/08/2026] Rohis Bentengi Peserta Didik dengan Nilai-nilai Keimanan [01/08/2026] The Premiere Hotel Pekanbaru Tawarkan Diskon 17 Persen bagi Pemilik Nama "Agus" [01/08/2026] Pemko Pekanbaru Bakal Revitalisasi Pasar Higienis di Jalan Teratai [31/07/2026] Wali Kota Minta Ketua RT/RW Jadi Penggerak Kebersihan dan Kesejahteraan Warga [31/07/2026] Dinkes Pekanbaru Tegaskan Pengelola Depot Air Minum Isi Ulang Wajib Periksa Sampel Air di Laboratorium [31/07/2026] Kasus KDRT Mendominasi Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan di Pekanbaru