PEKANBARU - Setelah diresmikan oleh Wali Kota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, keberadaan gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Pekanbaru yang dibangun menggunakan dana APBD tahun 2015 tak kunjung ditempati. Usut punya usut bangunan megah yang identik dengan warga kuning tersebut masih belum tuntas pembayarannya kepada pihak kontraktor.
DR H Firdaus STMT saat dikonfirmasi membenarkan bahwa bangunan gedung LAM Pekanbaru masih belum diresmikan karena ada beberapa hutang yang masih belum diselesaikan.
“Memang benar ada yang masih ada hutang kepada kontraktor,” kata Wako, Senin (9/11).
Dikatakan Wako, sebenarnya proses pencairan dana untuk pelunasan gedung tersebut sudah bisa dilakukan.
“Tinggal lengkapi dokumen administrasinya dan segera mencairkan besaran hutangnya. Tak masalah itu,” ujarnya. (Humas Pemko)