Wawako Apresiasi Program CSR PT Pertamina Fuel Terminal Sungai Siak


Image : Wawako Apresiasi Program CSR PT Pertamina Fuel Terminal Sungai Siak
Ayat Cahyadi - Pekanbaru.go.id
PEKANBARU - PT. Pertamina Fuel Terminal Sungai Siak menyalurkan bantuan Corporate Sosial Responsibility (tanggung jawab sosial perusahaan) terhadap warga sekitar di Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, Rabu (9/2). Bantuan CSR ini sangat berarti bagi warga Tanjung Rhu saat pandemi corona saat ini.

"Saya sampaikan apresiasi kepada PT. Pertamina atas program CSR yang memberdayakan masyarakat sekitar. Warga Tanjung Rhu diajarkan budi daya lele, budi daya bebek petelur, pelatihan bagi kelompok bekam dan akupuntur, serta penghijauan," kata Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi saat menghadiri penyerahan bantuan CSR Pertamini di Balai Desa Kelurahan Tanjung Rhu, Jalan Sumber Sari. 



Bagi para pendamping dari Human Initiative Riau agar memberikan pendampingan ke masyarakat yang mendapat bantuan program CSR Pertamina ini. Agar, warga memiliki pengetahuan tentang budi daya lele dan bebek petelur. 

"Program CSR di tengah pandemi corona ini sangat berarti bagi masyarakat. Sehingga dengan program CSR ini, masyarakat terbantu untuk merintis usaha-usaha baru," ucap Ayat. 

Tapi, hasil budi daya itu juga harus dibantu pemasarannya. Hasil budi daya juga harus bisa diolah menjadi produk lain seperti abon lele atau telur asin. Nilainya akan berbeda jika dijual.

"Saya harap, program CSR ini harus terus ditingkatkan," harap Ayat. (Kominfo1/RD1)

Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[02/07/2022] Dispora Pekanbaru Hadiri Musyawarah Cabang IBA MMA Pekanbaru [02/07/2022] Pemko Pekanbaru Hadirkan Budaya Mengantar Penganten dan Perang Beras Kunyit Pada Apeksi 2022 [01/07/2022] Pj Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Kota Medan Sebagai Tujuan Wisata Medis [01/07/2022] Anggaran Terbatas, di 2022 Dishub Berupaya Lakukan Peremajaan LPJU [01/07/2022] Tahun Ini PUPR Dapat Lagi DAK Rp10 Miliar [01/07/2022] Selain Tindakan Represif, Dishub Juga Imbau Pemilik Angkutan Besar Tidak Melintas di Tengah Kota