PEKANBARU
- Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, S.T., M.T menyatakan, saat ini sebaran
wabah Covid-19 di Ibukota Provinsi Riau masih terkendali dengan baik.
"Alhamdulillah
untuk hari kemarin, selain kasus klaster sekolah ini, di Riau hanya 3
kasus (positif), 1 kasus diantaranya di Pekanbaru. Artinya di luar
klaster ini, Alhamdulillah (sebaran wabah) masih terkendali dengan
baik," ujar Walikota, pada peninjauan pemeriksaan swab PCR lanjutan
terhadap 17 orang di Yayasan Abdurrab Islamic School, Selasa (30/11).
Khusus
untuk memutus mata rantai sebaran wabah covid dari klaster Yayasan
Abdurrab Islamic School, walikota berharap adanya kerjasama antara
Satgas Covid-19 Provinsi Riau dengan satgas kabupaten/kota.
Hal
itu diperlukan mengingat ratusan pelajar Yayasan Abdurrab Islamic
School yang terpapar covid tidak hanya warga Pekanbaru, tapi juga
berasal dari sejumlah daerah di Riau seperti Siak dan Kota Dumai.
"Karena itu, Satgas Riau dan kabupaten/kota harus bekerjasama dalam memutus mata rantai dengan segera," pintanya.
Menyikapi
klaster Yayasan Abdurrab Islamic School yang bisa berdampak terhadap
status Pekanbaru yang kini tengah menjalani Pemberlakuan Pembatasan
Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1, walikota menyerahkannya ke
Pemerintah Pusat.
"Tentu kita menunggu evaluasi pusat, kita masuk level berapa nantinya," ujarnya.
"Tapi
untuk diketahui bersama, menyambut natal dan tahun baru semua
ditetapkan level 3. Artinya pengaturan, pengawasan, pengendalian,
pembatasan pergerakan, protokol kesehatan, ini semuanya dilakukan dengan
kriteria level 3," tutup walikota. (Kominfo2/RD1)