Wali Kota Optimis KIT Datangkan Pendapatan Rp14,6 Triliun Pertahun.


Image : Wali Kota Optimis KIT Datangkan Pendapatan Rp14,6 Triliun Pertahun.
Wali Kota Pekanbaru, Firdaus. - Pekanbaru.go.id

PEKANBARU -- Seperti diketahui Kawasan Industri Tenayan (KIT) Pekanbaru, masuk dalam salah satu kawasan industri strategis nasional. Setelah beroperasi, diprediksi KIT akan mendatangkan pendapatan sebesar Rp14,6 triliun.

Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST, MT mengatakan, Pekanbaru mendapatkan satu kawasan industri strategis nasional yang baru dari 27 kawasan yang telah ditentukan pemerintah pusat. Kawasan ini ada 14 di pulau Sumatera, 1 di pulau Jawa, 1 di pulau Madura, 6 di pulau Kalimantan, 3 di pulau Sulawesi, 1 di pulau Papua, dan 1 di Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Untuk daerah Riau, ada dua daerah yang telah ditentukan pemerintah pusat yaitu kawasan industri di Pekanbaru terdapat di Tenayan Raya dan satu lagi di Kabupaten Siak," ujarnya, Senin (9/3).

Diharapkan, KIT menjadi proyek percontohan (pilot project) di pulau Sumatera. Kawasan ini memiliki luas sekitar 1.550 hektare.

"KIT ini akan menjadi industri hilir, terutama pabrik pengolahan kelapa sawit dengan nilai investasi Rp28 triliun. Kawasan ini akan membuka 155.000 lapangan pekerjaan," sebut Firdaus.

"Kawasan ini akan mendatangkan pendapatan kepada negara sebesar Rp14,6 triliun per tahun. Kawasan industri ini juga akan didukung dengan sarana dan prasarana berupa jalan tol di Sumatera," imbuhnya. (Kominfo1/RD1)


Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[17/04/2026] Wako Bakal Evaluasi Pelaksanaan WFH di Pemko Pekanbaru [17/04/2026] Wali Kota Pekanbaru Lantik 29 Pejabat Eselon II, III dan IV [17/04/2026] Pemko Pekanbaru Beri Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jalan Abadi [17/04/2026] Jadi Atensi, PKL di Soebrantas Bakal Kembali Ditertibkan [17/04/2026] Dishub Pekanbaru Imbau Masyarakat Lapor TRC 112 Jika Temukan Perusakan Lampu PJU [17/04/2026] Pemko Pekanbaru Mediasi Polemik Pemilihan RT-RW di Tebing Tinggi Okura, Utamakan Kepentingan Warga