Tiga Juri dari UGM Uji 6 Periset Pengelolaan Sampah dan Penanganan Banjir Pekanbaru


Image : Tiga Juri dari UGM Uji 6 Periset Pengelolaan Sampah dan Penanganan Banjir Pekanbaru
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pekanbaru Masykur Tarmizi - Pekanbaru.go.id
PEKANBARU - Riset unggulan daerah merupakan ajang bagi para peneliti maupun calon peneliti sebagai solusi permasalahan yang ada di Kota Pekanbaru. Kini, riset unggulan tentang Pengelolaan Persampahan dan Strategi Penanganan Banjir telah memasuki tahap berikutnya yaitu Desain Riset/Proposal. 

"Tahap ini akan dilaksanakan selama dua hari yaitu mulai 23 Juni 2021 yang beriringan dengan Hari Ulang Tahun Kota Pekanbaru yang ke-237. Pada hari pertama, peserta yang masuk nominasi memaparkan hasil riset dengan tema Pengelolaan Persampahan pada dan Strategi Penanganan Banjir," ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pekanbaru Masykur Tarmizi sebagai pemrakarsa Riset Unggulan Daerah, Kamis (24/6). 

Dalam tahap ini, terpilih sebanyak masing-masing 3 tim peneliti pada tiap tema yang digagas. Pada tema Pengelolaan Sampah, riset Doktor Minarni berjudul Pengembangan Mesin Pemisah Sampah Plastik dan Organik Berbasis Pencitraan Multispektral dalam Usaha Penanggulangan Sampah di Kota Pekanbaru. Sementara, riset Doktor Budi Tranto dengan judul Model Pengelolaan Sampah Kota Pekanbaru: Pendekatan Analytical Network Processing (ANP). Periset ketiga Warnia Nengsih dengan judul Smart Trash Technology Terintegrasi dari Hulu ke Hilir sebagai Wujud Penanggulangan Sampah di Kota Pekanbaru.

"Ketiga periset ini menyampaikan pemaparan kemarin," jelas Masykur. 

Sementara itu, tema Penanganan Banjir di Kota Pekanbaru dipaparkan hari ini. Tiga periset juga memaparkan hasil risetnya.

Periset pertama adalah Saraswaty Sisriany dengan judul Masterplan Rejuvenasi Floodplain Sungai Sail untuk Mitigasi Banjir Kota Pekanbaru. Kedua, Retno Tri Wahyuni dengan judul Smart Drainage Monitoring System untuk Pengelolaan Drainasi Kota Pekanbaru. Ketiga, Kukuh Destanto dengan judul Penanganan Banjir Kota Pekanbaru Melalui Pengembangan Rencana Tata Ruang Kota Hijau yang Adaptif dan Berkelanjutan. 

"Pada tahap pemaparan kali ini akan dipilih dua desain riset terbaik dari yang terbaik untuk dapat masuk ke tahap penyempurnaan," ucap Masykur. 

Paparan akan dinilai oleh tiga orang juri berpengalaman dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dipimpin oleh Boyke Rudy Purnomo. Pada tahap pemaparan kali ini akan dinilai beberapa aspek diantaranya adalah kerangka konseptual sesuai dan dapat diterapkan untuk memecahkan isu strategis sesuai KAK, kelayakan untuk penelitian berdasarkan rumusan masalah dan isu strategis, pemilihan metode penelitian untuk mencapai maksud dan tujuan penelitian sesuai KAK serta kemampuan presentasi dan penguasaan materi. 

Selain itu, tim juri juga akan menghadirkan tim Teknis dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru dan Dinas PUPR Kota Pekanbaru. Sehingga diharapkan, desain riset yang akan disampaikan oleh para peserta dapat benar-benar aplikatif dan dibutuhkan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru saat ini. (Kominfo1/RD1)


Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[30/07/2021] Warga Pekanbaru Antusias Ikuti Vaksinasi di Gedung Guru [30/07/2021] Dishub Sudah Meterisasi LPJU di Tiga Rayon [30/07/2021] Tindakan Petugas Selama PPKM Level IV, Diantaranya 37 Orang Diamankan [30/07/2021] Disdik Bakal Tindak Tegas Sekolah yang Nekat Buka Saat PPKM Level 4 [30/07/2021] Belasan Pengunjung Warnet dan Playstation Disanksi Kerja Sosial [30/07/2021] Bapenda Berikan Berbagai Keringanan bagi Wajib Pajak Selama Pandemi