PUPR Sudah Gunakan Masterplan Dalam Aksi Penanganan Banjir


Image : PUPR Sudah Gunakan Masterplan Dalam Aksi Penanganan Banjir
Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution - Pekanbaru.go.id
PEKANBARU - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, sudah mengaplikasikan masterplan pengendalian banjir dalam penanganan banjir saat ini. 

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution menyebut, sejumlah titik yang menjadi prioritas penanganan banjir sudah dilakukan aksi oleh pihaknya. Seperti di Kecamatan Payung Sekaki dan Bukit Raya. 

"Masterplan banjir, sudah mulai realisasi. Titik pada masterplan yang mendesak (prioritas) sudah mulai dikerjakan. Kita sudah aksi melalui OP pasukan kuning dan pakai alat berat," ujar Indra, Rabu (7/4). 

Saat ini normalisasi drainase dan anak sungai mulai dilakukan di sejumlah wilayah. Seperti yang telah dilakukan pihaknya pada Sungai Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, dan anak sungai yang berada di Jalan Tengku Bey, Kecamatan Bukit Raya. 

Pengerukan dilakukan pada anak sungai ini akibat terjadinya pendangkalan. Kemudian sejumlah drainase penghubung dilakukan normalisasi. 

"Ada juga perbaikan gorong-gorong yang pecah. Kita ganti gorong-gorong yang sempit dan pembersihan sampah," terangnya. 

Intensitas hujan yang tinggi di Kota Pekanbaru sejak beberapa pekan terakhir membuat banjir terjadi di sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru.

Ia memastikan penanganan cepat dilakukan pihaknya untuk mengantisipasi banjir terjadi di beberapa wilayah. (Kominfo6/RD2)

Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[13/04/2021] Wawako: Dekatkan Diri Pada Allah Agar Bencana Covid-19 Segera Hilang [13/04/2021] Sambut Ramadhan, Jajaran Bapenda Dapat Siraman Rohani dari Ustaz Abdul Gani [13/04/2021] Wali Kota Pekanbaru Berencana Terapkan PPKM Rabu Ini [12/04/2021] Ketum APJP Migas Sampaikan Peluang Bisnis Blok Rokan ke Wali Kota [12/04/2021] Pengangkutan Sampah Sudah Mulai Maksimal [12/04/2021] Kwarcab Pramuka Akan Gelar Sayembara Penamaan Bumi Perkemahan di Kulim