Pj Wako Pekanbaru Imbau Masyarakat Waspadai Peredaran Produk Makanan Ilegal


Image : Pj Wako Pekanbaru Imbau Masyarakat Waspadai Peredaran Produk Makanan Ilegal
Pj Wali Kota Pekanbaru Roni Rakhmat - Pekanbaru.go.id

PEKANBARU - Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Pekanbaru Roni Rakhmat, mengimbau masyarakat mewaspadai peredaran produk makanan dan minuman impor ilegal. Pasalnya saat ini kembali marak penyelundupan makanan dan minuman impor jelang momen Natal dan tahun baru 2025.

Mereka harus memperhatikan bahwa produk itu layak konsumsi. Lalu produk itu harus memiliki jaminan dari instansi terkait sehingga aman dan layak konsumsi.

"Kami mengimbau warga untuk selektif memilih produk makanan dan minuman jelang akhir tahun ini," ulasnya.

Instansi terkait di Pemerintah Kota Pekanbaru bakal turun ke distributor dan pusat perbelanjaan. Mereka tidak cuma meninjau tapi juga memeriksa produksi tanpa izin edar dan yang kadaluarsa.

"Mereka memeriksa ini semua untuk mencegah produk kadaluarsa dan produk makanan ilegal beredar jelang momen Natal dan tahun baru," paparnya.

Roni menambahkan, pedagang atau pengelola pusat perbelanjaan yang tetap menjual produk ilegal dan tidak layak konsumsi bakal terancam berurusan dengan hukum. Ia menilai aksi pedagang merugikan masyarakat yang membeli.

"Nantinya tim dari pemko bakal bekerjasama dengan instansi dan aparat dari kepolisian menindak oknum penjual produk tidak layak konsumsi," terangnya. (Kominfo7/RD2)


Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[21/09/2026] Dulu Berjuang Menang, Kini Agung-Markarius Mengabdi untuk Pekanbaru [21/09/2026] Pekanbaru Zero Hotspot, Pemko Perkuat Penanggulangan Dampak Kabut Asap Kiriman [21/09/2026] Ekonomi Pekanbaru Tumbuh 7,39 Persen, BPS Sebut Tiga Sektor Utama Jadi Pendorong [21/09/2026] Pemko Pekanbaru Telusuri Tiga Persoalan Batas Wilayah Kelurahan [21/09/2026] Kelompok Rentan Diingatkan Bahaya Asap, 21 Puskesmas Dipastikan Siap Layani Warga Terdampak [21/09/2026] Pekanbaru Jadi Magnet Investasi dan Belanja, Pertumbuhan Ekonomi Capai 7,39 Persen