Perubahan Data Wilayah, WP Cukup Bawa Surat Keterangan Lurah Saat Bayar Pajak


Image : Perubahan Data Wilayah, WP Cukup Bawa Surat Keterangan Lurah Saat Bayar Pajak
sumber gambar:liutan6.com(ilustrasi pajak) - Pekanbaru.go.id
PEKANBARU - Pasca pemekaran kecamatan akhir tahun lalu berdampak pada perubahan data administrasi kependudukan (Adminduk).

Kepala Badan Pendapatan (Bapenda) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengatakan, hal tersebut juga berpengaruh terhadap para Wajib Pajak (WP) dalam pembayaran pajak mereka, karena adanya perubahan data wilayah.

"Pemekaran wilayah berpengaruh terhadap data subjek dan objek pajak. Harus menyesuaikan dengan data yang baru," ujar pria yang akrab disapa Ami ini, Jumat (8//2021). 

Namun, meski saat ini telah terjadi pemekaran wilayah, para WP tetap dapat membayarkan pajak nya walaupun belum merubah data adminduk pada wilayah baru objek pajak tersebut. 

Para wp dapat membawa surat keterangan dari kelurahan/kecamatan pada wilayah pemekaran tersebut, walau data Adminduk WP beliau dilakukan perubahan. 

"Cukup minta surat keterangan dari kelurahan baru, bahwa dia (WP/ objek pajak) berada di sana, itu saja syaratnya," jelasnya. 

Seiring itu pihaknya juga melakukan validasi data bagi para wp terkait perubahan data wilayah tersebut. Validasi ini dilakukan secara bertahap terhadap seluruh objek pajak yang ada di Pekanbaru. 

"Kita validasi data kedepannya bertahap. Pembayaran tetap menggunakan data pada kelurahan dan kecamatan yang lama, nanti sambil berjalan permohonan tersebut beriringan validasi dilapangan. Kita terima dan kita rubah sembari berjalan," pungkasnya. (Kominfo6/RD2)

Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[15/06/2021] Wawako Pekanbaru: PPKM di RW Zona Merah Diperpanjang [15/06/2021] 37 Kelurahan Ini Masih Berstatus Zona Merah Corona [15/06/2021] Tahun Ini Dishub Meterisasi 9.283 Titik LPJU [15/06/2021] Warga Sialang Rampai Antusias Ikuti Vaksinasi [15/06/2021] Penertiban, Petugas Satpol PP Sita Aset Milik PKL [15/06/2021] SE Habis, Pengusaha dan Masyarakat Diingatkan Tetap Terapkan Prokes