PEKANBARU
- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, masih menanti persetujuan
dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pekanbaru untuk kepastian memulai
proses sekolah tatap muka.
Sebelumnya, sempat direncanakan sekolah tatap muka bakal dimulai pekan pertama Februari 2021 sejak pandemi Covid-19 mewabah.
Kepala
Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas mengungkapkan, belum
dimulainya proses sekolah tatap muka karena belum didapatnya izin dari
Satgas Covid-19 Pekanbaru.
"Kami masih menunggu izin dari Satgas untuk mulai sekolah tatap muka," ujar Ismardi, Kamis (4/1).
Menurutnya,
pihaknya telah mengusulkan 45 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri,
yang dinyatakan siap untuk melaksanakan proses sekolah tatap muka. SMP
Negeri ini diusulkan untuk memulai proses sekolah tatap muka tahap awal
pada Satgas Covid-19 Pekanbaru.
Dapat
dimulai atau tidaknya, ditegaskan Ismardi itu merupakan kewenangan
Satgas Covid-19. Mereka juga mempertimbangkan kondisi sebaran Covid-19
di wilayah SMP Negeri yang diusulkan.
Sekolah
tatap muka ini, disebut Ismardi juga merupakan uji coba seiring
pembelajaran selama pandemi dilakukan secara daring (dalam jaringan).
"Kalau Jumat keluar izinnya, mungkin kalau bisa Senin sudah bisa dimulai sekolah. Ini hanya uji coba saja," terangnya.
Jika
tahap awal uji coba sekolah tatap muka bagi SMP Negeri ini berhasil,
dan tidak ada penambahan jumlah kasus positif Covid-19, maka sekolah
tatap muka dapat dilakukan oleh seluruh jenjang pendidikan.
(Kominfo6/RD2)