PEKANBARU - Kota Pekanbaru saat ini tidak lagi menghadapi persoalan sampah. Sejak awal Januari 2022 hingga hari ini, hampir seluruh ruas jalan di dalam kota tidak terlihat tumpukan sampah seperti tahun 2021 lalu, yang tidak diangkut ke Tempat Pembuan akhir (TPA).
Pantauan wartawan di sepanjang Jalan Tuanku Tambusai, Kecamatan Marpoyan Damai yang di angkut oleh armada pemenang lelang Zona 1 PT Godang Tuah Jaya (GTJ) berjalan lancar sejak 1 Januari lalu hingga Rabu (5/1).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Hendra Afriadi melalui Kepala Bidang Persampahan, Peri Susanto mengatakan, armada angkutan sampah di Zona 1 sejak awal tahun berjalan lancar, bahkan diakuinya sempat terjadi penumpukan pada Selasa kemarin karena sampah setelah diangkat ke TPA kembali menumpuk karena masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam waktu membuang sampah.
"Sejauh ini masih berjalan lancar sejak awal Januari hingga hari ini. Memang kemarin di TPA Muara Fajar sempat tidak lancar mungkin volume sampah meningkat pasca libur Nataru. Hari ini sudah kembali normal", ujarnya Rabu (5/1).
Peri menambahkan, angkutan Armada Zona 1 PT GTJ setiap pagi sudah berjalan menyisir seluruh kecamatan yang menjadi tanggung jawabnya sebagai pemenang lelang.
Sebagaimana diketahui bahwa Pemenang lelang tetap PT Godang Tua Jaya dan PT Samhana Indah. PT Godang Tua Jaya mengangkut sampah di Zona 1. Zona satu meliputi Kecamatan Binawidya, Tuah Madani, Payung Sekaki, dan Marpoyan Damai.
Sedangkan PT Samhana Indah mengangkut sampah di Zona 2. Zona 2 meliputi Kecamatan Bukit Raya, Sukajadi, Kecamatan Pekanbaru Kota, Senapelan, Kecamatan Lima Puluh, Kecamatan Sail, dan Kecamatan Tenayan Raya, serta Kecamatan Kulim. (Kominfo9/RD3)