PEKANBARU - Pemko Pekanbaru berhasil mendapat nilai sangat baik dari Komisi
Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam Anugerah Meritokrasi yang digelar di
Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (7/12). Ada enam Kota dan Baupaten
yang meraih penghargaan ini yaitu Pemko Bogor, Pemkab Sinjai, Wajo,
Karawang, Sumedang, dan Pemko Pekanbaru.

Meritokrasi
merupakan sistem yang menekankan kepantasan atau kelayakan seseorang
dalam menduduki posisi atau jabatan tertentu berdasarkan kompetensi.
Dalam anugerah tersebut, Pemko Pekanbaru berhasil meraih nilai 325,5.
"Kami
mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Komisi
Aparatur Sipil Negara (KASN). Saya juga mengucapkan terima kasih kepada
seluruh jajaran Pemko Pekanbaru, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah
(OPD) hingga tingkat kelurahan," kata Sekretaris Daerah Kota (Sekdako)
Pekanbaru Muhammad Jamil, Selasa (7/12).
Pemko
Pekanbaru ingin mencapai peluang Indonesia yang maju dan sejahtera. Hal
ini sejalan dengan visi pembangunan Kota Pekanbaru dalam Smart City
Madani, salah satunya Smart Government yaitu pemerintahan yang cerdas.
Pemerintahan
yang cerdas itu adalah pemerintahan yang bersih dengan tata kelola yang
baik. Pemerintahan yang cerdas ini sudah dilakukan Pemko Pekanbaru.
"Kami
baru sampai ke jenjang pemerintahan yang baik. Insya Allah, kami
tingkatkan ke depan dan perbaiki lagi. Sehingga, kita bisa menjadi yang
terbaik," ucap Jamil.
Semoga,
penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh ASN yang ada di Pemko
Pekanbaru. Agar, para ASN senantiasa meningkatkan integritas dan
kapasitas dan kemampuan dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan
juga pelayanan.
"Sehingga,
ASN kelas dunia itu akan dapat kita capai. Tentu saja, hal itu tercapai
dengan tata kelola pemerintahan yang baik, aparaturnya menguasai ilmu
pengetahuan yang baik, teknologi, dan keahlian yang baik," sebut Jamil.
Kemudian,
para ASN Pemko Pekanbaru juga harus menanamkan budaya kerja serta
didukung oleh sistem kerja yang baik. Insya Allah, Pemko Pekanbaru akan
mampu menjadikan ASN berkelas dunia.
"Aparatur
yang berkualitas ditambah dengan budaya kerja yang baik dan didukung
oleh sistem yang sempurna, Insya Allah kita akan menjadi yang terbaik,"
jelas Jamil.
Sementara
itu, Ketua KASN Agus Pramusinto mengatakan, keberhasilan instansi
pemerintah dalam mencapai penerapan sistem merit kategori baik dan
sangat baik merupakan buah kerja keras dan komitmen seluruh jajaran di
instansi pemerintah dalam memperbaiki manajemen ASN. Apresiasi yang
sebesar-besarnya disampaikan kepada seluruh instansi pemerintah yang
telah berkomitmen untuk menerapkan sistem merit serta ikut dalam
penilaian penerapan sistem merit.
"Kami
berharap pula agar prestasi kali ini menjadi pemicu untuk perbaikan
yang berkelanjutan dalam manajemen ASN di instansi pemerintah,"
harapnya.
Dalam
sambutannya secara daring, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, menjelaskan,
Anugerah Meritokrasi digelar sebagai bukti konsistensi penegakan atas
pengawasan meritokrasi di instansi pemerintah. Hal itu sesuai dengan
amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.
Iktikad
baik tersebut dapat mengakselerasi tercapainya reformasi ASN Indonesia
yang merupakan prasyarat mutlak untuk mencapai reformasi birokrasi.
Sistem merit harus diterapkan secara konsisten mulai dari sistem
rekrutmen ASN, penggajian dan reward, pengukuran kinerja, promosi
jabatan, hingga pengawasan. (Kominfo1/RD1)