Kesbangpol Terima Perwakilan Imigran Terkait Masalah CH


Image : Kesbangpol Terima Perwakilan Imigran Terkait Masalah CH
Zulfahmi Adrian selaku Kepala Kesbangpol Pekanbaru - Pekanbaru.go.id

PEKANBARU -- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pekanbaru menerima perwakilan pengungsi luar negeri yang berada di Pekanbaru, Rabu (9/9) di Kantor Kesbangpol Pekanbaru Jalan Arifin Achmad. Hal ini terkait permasalahan kondisi rumah penampungan imigran (community house/CH) sudah penuh.

"Kita menerima perwakilan sebanyak tiga orang, Muslim, Farsya dan Ikmatullah. Mereka mengeluhkan over kapasitas tempat," kata Zulfahmi Adrian selaku Kepala Kesbangpol Pekanbaru, Kamis (10/9).

Sebelumnya imigran sudah mengunjungi Kantor Imigrasi Pekanbaru. Namun berdasarkan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No.125/2016 tentang Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri, yang menentukan lokasi penampungan adalah pemerintah daerah dalam hal ini Kesbangpol Kota Pekanbaru.

"Kita juga tak bisa mengambil kebijakan langsung, harus berkoordinasi dengan perwakilan IOM Pekanbaru dan pihak UNHCR terkait permaslaahan over kapasitas ini," kata Zulfahmi.

Ikmatullah salah seorang perwakilan pengungsi mengatakan, mereka mengunjungi Kesbangpol atas saran dari pihak Imigrasi Pekanbaru.

Ia berharap permasalahan ini, bisa cepat diselesaikan. "Satu kamar ukuran tiga kali empat meter diisi enam sampai tujuh orang, sudah tidak layak," keluhnya. (kominfo1/rd1)

 


Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[14/09/2026] MTQ Kelurahan Simpang Tiga Diikuti 40 Qari dan Qariah, RW 03 Sukses Sabet Juara Umum [14/09/2026] Tertinggi di Indonesia, Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru Tembus 7,39 Persen [14/09/2026] Kualitas Udara Kembali Memburuk, Warga Dihimbau Kurangi Aktivitas di Luar Rumah [14/09/2026] Perkuat Kepercayaan Publik, Pemko Pekanbaru Gandeng Dewan Pers [14/09/2026] Wawako Pekanbaru Buka Forum Penguatan Kemitraan Pemko dan Media, Dorong Komunikasi Dua Arah [13/09/2026] Disdukcapil Pekanbaru Imbau Warga Jangan Beri Data Pribadi Sembarangan