Kejuaraan Antar-Dojo Kempo Pekanbaru Diikuti 80 Peserta


Image : Kejuaraan Antar-Dojo Kempo Pekanbaru Diikuti 80 Peserta
Pertandingan Kempo di Mal Pekanbaru - Pekanbaru.go.id

PEKANBARU - Kejuaraan Antar-Dojo Kempo se-Kota Pekanbaru kembali digelar dan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan di Lantai 3 Mal Pekanbaru, Sabtu (29/11/2025). Kegiatan itu diikuti sekitar 70 hingga 80 atlet muda, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya melibatkan 40 peserta.

Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pekanbaru Ade Zukri menyatakan dukungannya terhadap agenda tahunan Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) tersebut. Diharapkan, kegiatan ini menjadi ruang lahirnya bibit atlet Kempo baru di Pekanbaru.

“Kami mendukung penuh acara Perkemi, yakni pertandingan antar-dojo. Semoga kegiatan ini dapat melahirkan atlet-atlet Kempo yang berprestasi pada tahun-tahun mendatang,” katanya.

Ade mendorong agar kejuaraan ini tetap digelar secara rutin setiap tahun oleh Perkemi Kota Pekanbaru. Format pertandingan yang disusun berdasarkan kelompok usia, mulai dari delapan tahun, sepuluh tahun, dua belas tahun, hingga empat belas tahun.

"Hal ini memberikan ruang pembinaan berjenjang bagi para kensi muda," ujar Ade.

Ia juga menekankan pentingnya sportivitas dan keselamatan selama pertandingan. Diharapkan, para peserta diharapkan menjunjung tinggi sportivitas dan mengutamakan keselamatan.

"Kami ingin event ini berlanjut hingga ke tingkat provinsi bahkan nasional,” harapnya.

Kesempatan berbeda, Ketua Perkemi Kota Pekanbaru Arif Frans Darmana menjelaskan, kejuaraan kali ini diikuti lima dojo aktif di Pekanbaru. Lima dojo itu antara lain Dojo Akri Kesehatan, Dojo Rumbai Pesisir, Dojo Bat Nurbedisa, Dojo Tasiru, dan Dojo Payung Sekaki.

Kejuaraan ini merupakan kejuaraan antar-dojo yang kedua diselenggarakan di lokasi yang sama. Tahun lalu, jumlah atlet ada 40 orang.

"Tahun ini meningkat menjadi 70 hingga 80 peserta. Kami ingin menjadikan kegiatan ini kalender rutin. Rencananya akan kembali digelar pada 2026,” jelas Arif.

Ia berharap dukungan dari Pemko Pekanbaru terus berlanjut, terutama untuk pembinaan atlet muda yang saat ini didominasi peserta berusia 10 hingga 14 tahun. Di kejuaran ini, Perkemi mencari atlet-atlet yang memiliki kemampuan khusus.

"Jika sudah berusia di atas 17 tahun, pembinaan berada di bawah KONI,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejuaraan Syamsul Syaputra menjelaskan, kompetisi terbagi dalam dua kategori besar, yakni seni dan tarung. Untuk kategori seni dalam Shorinji Kempo disebut embu yang terbagi berdasarkan usia.

“Untuk embu, ada kelompok junior di bawah 11 tahun, kelompok remaja usia 12 hingga 16 tahun, dan dewasa 17 tahun ke atas. Bentuknya bisa tandoku atau solo, dan embu pasangan yang terdiri atas pasangan putra, putri, maupun campuran,” jelasnya.

Sementara kategori tarung dikenal dengan randori, yang dibagi berdasarkan kelas berat badan, mulai dari 45 kilogram hingga 70 kilogram lebih.

Para juara akan mendapatkan sertifikat yang ditandatangani Kepala Dispora Pekanbaru serta medali emas, perak, dan perunggu. Panitia juga menyiapkan trofi juara umum yang menjadi piala bergilir.

“Tahun lalu sudah ada pemenangnya, tahun ini akan ada lagi, dan tahun depan kami lanjutkan. Piala bergilir ini menjadi semangat tersendiri bagi para dojo peserta,” tutup Syamsul. (Kominfo11/RD5)


Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[16/09/2026] Wali Kota Ingatkan Setiap Kebijakan Harus Sesuai Aturan [16/09/2026] Pembinaan Akhlak ASN, Wali Kota Agung Ajak Jajaran Perkuat Ikhtiar dan Doa [16/09/2026] Puskesmas Tenayan Raya Raih Dua Penghargaan BPJS Kesehatan [16/09/2026] Tim BPBD Pekanbaru Antisipasi Kebakaran Lahan [16/09/2026] Wawako Pekanbaru Tegaskan Kabut Asap Saat Ini Asap Kiriman [16/09/2026] Lurah Kota Baru Dukung Sensus Ekonomi 2026, Warga Diminta Beri Data yang Benar