PEKANBARU - Ketua TP PKK Provinsi Riau yang juga menjabat Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Riau Henny Sasmita Wahid mengatakan, Bunda PAUD merupakan brand ambassador yang tugas dan fungsinya adalah melakukan edukasi dan sosialisasi untuk peningkatan PAUD di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau.
Oleh karenanya, ia mengajak seluruh Bunda PAUD kabupaten/kota di Riau, untuk terus melakukan tugas dan fungsinya demi meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
"Secara umum kita adalah brand ambassador dari gerakan PAUD Indonesia. Kita melakukan edukasi dan sosialisasi bagaimana parenting, pendidikan anak, dan pencegahan kekerasan anak," ujarnya, Kamis (18/9/2025).
Ia menjelaskan, sejumlah sosialisasi telah dilakukan seperti untuk meningkatkan peran dan kepedulian ayah dalam PAUD. Pasalnya, salah ini Indonesia merupakan negara dengan tingkat fatherless tertinggi ketiga di dunia.
"Kita harus terus meningkatkan kesadaran para orang tua, bahwa pendidikan dan pengasuhan dari ayah itu juga sangat penting. Karena anak butuh ayah dan ibunya untuk belajar menjadi pria dan wanita dewasa," jelasnya.
Pihaknya juga berkolaborasi dan mendorong dinas-dinas yang berwenang untuk menangani masalah anak dan perempuan guna meminimalisir tingkat kekerasan terhadap anak dan perempuan.
Sementara itu, Bunda PAUD Pekanbaru Sulastri menjelaskan, ayah memiliki peran penting dalam proses pertumbuhan anak-anak. Sehingga, pihaknya ingin setiap ayah dalam keluarga bisa berpartisipasi bersama ibu dalam mengasuh anak-anaknya.
"Kami hadir disini pastinya ingin menumbuhkan kesadaran kepada para ayah untuk terlibat langsung dalam mendidik anak. Karena, adanya peran ayah ini memiliki pengaruh yang besar terhadap anak, jika itu anak perempuan, dia akan memiliki patokan bagaimana seorang laki-laki itu baik atau tidak, kalau bagi anak laki-laki, peran ayah disini sangat penting untuk menumbuhkan sisi maskulinitas dari sang anak," ujarnya. (Kominfo10/RD5)