Evaluasi PPKM, Pemko Kembali Perketat Kegiatan Masyarakat


Image : Evaluasi PPKM, Pemko Kembali Perketat Kegiatan Masyarakat
Dr. H. Firdaus, S.T., M.T - Pekanbaru.go.id

PEKANBARU- Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru menggelar evaluasi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Selasa (15/2).

Wali kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, S.T, M.T menyebut berdasarkan evaluasi Satgas nasional, Kota Pekanbaru masuk ke dalam PPKM level 3.

"Pelonggaran aktivitas masyarakat seperti sebelumnya, ini harus kita lakukan pengetatan atau pembatasan pada aktivitas masyarakat," terang Firdaus usai memimpin rapat evaluasi PPKM, di Ruang Multimedia MPP Pekanbaru.

Seperti pengetatan pada kegiatan pendidikan. Pada PPKM level 3 dilakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Kapasitas peserta didik dalam satu kelas hanya diisi 50 persen.

Sekolah yang peserta didiknya terkonfirmasi positif Covid-19 juga dilakukan penutupan sementara waktu.

"Untuk pembelajaran tetap lanjut, tapi dengan kapasitas 50 persen. Kemudian di bidang ekonomi, pasar modern kapasitasnya juga di batasi," ujar Firdaus.

Pengelola juga diwajibkan menerapkan aplikasi peduli lindungi terhadap pengunjung. Jam operasional juga dibatasi hingga pukul 21.00 WIB.

Lalu di bidang pariwisata, kegiatan di dalam gedung pertemuan ditiadakan. Sementara untuk di ruang terbuka tetap diizinkan namun kapasitas dibatasi. (Kominfo8/RD2)


Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[07/09/2026] Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Pemko Bagikan Masker dan Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar [07/09/2026] Pemko Pekanbaru Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran [07/09/2026] Pemko Pekanbaru Perkuat Koordinasi Lintas Sektor Laksanakan Instruksi Wali Kota Tentang Karhutla [07/09/2026] Pekanbaru Siaga Hadapi Dampak Kabut Asap, 21 Puskesmas Siap Layani Warga Terdampak [07/09/2026] Lindungi Masyarakat dari Kabut Asap, Nakes Bagikan 4.000 Masker di Pekanbaru [07/09/2026] Utamakan Kesehatan Anak, Pemko Pekanbaru Terapkan PJJ Dua Hari Sambil Pantau Kualitas Udara