PEKANBARU - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru melakukan kegiatan monitoring arus lalu lintas, sekaligus penertiban pak ogah dan juru parkir (jukir) liar di sejumlah titik, Senin (6/4/2026) pagi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta menciptakan ketertiban dan kenyamanan bagi pengguna jalan, khususnya pada pagi hari memulai aktivitas.
"Pada pagi ini kami melakukan monitoring arus lalu lintas, sekaligus memantau titik seperti traffic light pasar pagi arengka, u turn depan Babussalam, u turn depan Masjid Al-Huda, simpang Naga Sakti dan bundaran Tugu Songket," ujar Masykur Tarmizi.
Ia menjelaskan, selain melakukan pengaturan lalu lintas, pihaknya juga akan mengambil tindakan tegas terhadap oknum pak ogah dan jukir liar yang beroperasi tanpa izin.
"Penindakan ini sebagai upaya mencegah praktik jukir liar yang merugikan masyarakat," tegasnya.
"Nah, tadi kita telah cek di traffic light Pasar Pagi Arengka. Diini teman-teman unit derek sudah standby dari jam 05.00 WIB sampai jam 09.00 WIB, yang bertujuan untuk mengantisipasi kepadatan kenderaan roda 4 parkir di badan jalan menyebabkan kemacetan, " ujarnya
Ditambah Masykur, kedepannya hal ini akan di evaluasi.
"Kita telah sampaikan kepada jukir, telah kita arahkan agar tidak memarkirkan kenderaan dibadan jalan di sekitar Pasar Pagi Arengka. Kedepannya akan kita pertimbangkan lagi tindakan yang lebih tegas agar masyarakat lebih tertib memarkirkan kendaraannya," ujarnya.
Dishub Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan jasa parkir liar. Warga juga diminta melaporkan apabila menemukan aktivitas pak ogah atau jukir liar yang mengganggu kelancaran lalu lintas.(Kominfo9/rd3)