PEKANBARU - Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldi Saragih meminta agar warga yang terpapar Covid-19 jujur saat petugas kesehatan melakukan tracing. Hal ini untuk mencapai angka ideal tracing 1:15, yang menjadi indikator untuk masuk PPKM Level 1.
Menurutnya, ketika warga yang terpapar tidak jujur, akan menyulitkan petugas saat tracing. Hingga saat ini, Kota Pekanbaru masih menerapkan PPKM Level 2, karena kendala tersebut.
"Ketika warga tidak jujur, tidak mau menyampaikan kemana saja dia pergi, petugas kita jadi kesulitan. Untuk PPKM Level 1 itu angka tracing harus 1:15, sementara kita baru bisa melakukan tracing 1:10," ujarnya, Rabu (5/1/2022).
Di samping itu, Ia juga meminta agar jajarannya atau petugas kesehatan untuk melakukan tracing secara tidak kaku. Artinya, petugas tidak berfokus untuk melakukan tracing hanya sesuai angka ideal.
"Misalnya dalam kasus satu klaster keluarga kemarin, sudah ada 4 orang keluarganya, bukan berarti dia tinggal tracing 11 orang. Tapi 15 orang lainnya di luar keluarga itu, kemana yang bersangkutan atau pasien ini berkunjung," jelasnya. (Kominfo10/RD5)