PEKANBARU - Untuk mencegah penyebaran penyakit menular, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru melakukan skrining di 21 puskesmas yang ada di 15 kecamatan.
Ada berbagai jenis penyakit menular secara langsung, seperti Pneumonia, ISPA, Diare, Tuberkulosi (TBC), HIV-AIDs, dan Hepatitis.
Dan ada penyakit menular yang disebabkan oleh gigitan hewan, seperti rabies oleh Anjing, dan Nyamuk Aedes Aegypti betina pembawa virus dengue yang menyebabkan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto melalui Kabid P2P, Edi Satriawan.
"Kalau yang untuk (penyakit) menular langsung, kami melakukan skrining di 21 puskesmas. Seperti ISPA, diare. Yang bersumber dari binatang seperti rabies atau hewan berbisa, kita menyiapkan vaksin," terangnya.
"Seperti kasus rabies yang belum lama ini, ada warga di Kecamatan Tenayan Raya digigit anjing positif rabies. Untuk penanganannya langsung kita beri vaksin (rabies)," ujarnya.
Edi Satriawan mengimbau masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dini secara gratis, di 21 puskesmas milik Pemerintah Kota Pekanbaru, sebagai upaya untuk mencegah penyebaran penyakit menular.
"Untuk skrining ini, masyarakat harus datang ke puskesmas. Kalau merasa tidak enak badan, datanglah ke puskesmas, petugas di puskesmas akan siap melayani, obat disediakan. Obatnya gratis, ditanggung pemerintah semua obatnya," ujarnya.
Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan Pekanbaru mendata, Januari hingga September tahun 2025, kasus Pneumonia di Pekanbaru capai 61.896 kasus (dewasa dan anak).
Pneumonia kasus peradangan pada kantung udara paru-paru (alveoli), yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus atau jamur. Gejala penyakit ini seperti batuk, sesak napas, demam, dan nyeri pada bagian dada.(Kominfo9/rd3)
Cegah Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Lakukan Skrining di 21 Puskesmas
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto - Pekanbaru.go.id