Atasi Banjir, Pemko Pekanbaru Siapkan Anggaran Rp80 Miliar Bangun Parit Belanda


Image : Atasi Banjir, Pemko Pekanbaru Siapkan Anggaran Rp80 Miliar Bangun Parit Belanda
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho - Pekanbaru.go.id

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan menganggarkan sekitar Rp80 miliar untuk pembangunan Parit Belanda. Parit Belanda ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi banjir yang selama ini menjadi masalah menahun di Kota Pekanbaru.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan pembangunan parit Belanda ini sudah mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat. Rencananya, parit ini akan dibangun sepanjang 12,8 kilometer.

"Kami sudah rapat dengan Kepala Balai Sungai, Alhamdulillah Kota Pekanbaru mendapatkan bantuan untuk pembangunan Parit Belanda senilai Rp 80 miliar dari pak menteri," ujarnya, Selasa (15/4/2025).

Ia menjelaskan, parit ini akan dibangun di kawasan Kecamatan Rumbai. Pasalnya, kawasan ini sebelumnya juga dilanda kebanjiran yang paling parah beberapa waktu lalu.

Agung berharap dukungan masyarakat agar pembangunan parit ini dapat segera dilaksanakan dan berjalan dengan baik dan bermanfaat.

"Kami butuh dukungan masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang jalur pembangunan. Beberapa titik akan diganti rugi, tapi jika ada yang bersedia menghibahkan tanahnya untuk pembangunan Parit Belanda, tentu sangat kami apresiasi,” pungkasnya. (Kominfo10/RD5)


Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[16/08/2026] Walikota Pekanbaru Apresiasi Pelaksanaan Gebyar Pendidikan Tahun 2026 [16/08/2026] Wali Kota Pekanbaru Kukuhkan 40 Anggota Paskibraka untuk HUT ke-81 RI [16/08/2026] CKG Pekanbaru Ungkap Diabetes dan Hipertensi Paling Banyak Ditemukan [16/08/2026] Disdik Pekanbaru Targetkan Seragam Sekolah Gratis Dibagikan Oktober [16/08/2026] Agung Nugroho Dorong Pembangunan Jalan Lingkar Pekanbaru dan Jembatan Siak V [16/08/2026] Meriahkan HUT ke 81 Kemerdekaan RI, Wawako Jalan Santai Bersama Warga Perumahan Sakinah Permai II