PEKANBARU - Aksi gila Mario Steven Ambarita, seorang penumpang gelap yang nekat bersembunyi di ruang roda pesawat Garuda Indonesia (GA-177) jenis Boeing 737-800 yang baru saja mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta usai terbang dari Pekanbaru mendapat tanggapan dari Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT.
Walikota mengatakan aksi ini bisa terjadi karena lemahnya pengawasan pihak Angkasa Pura II dan juga dari pihak Garuda itu sendiri. "Saya kaget juga dengarnya. Aksi sepert ini tentu tak mungkin dilakukan oleh oang yang sadar dan sehat walafiat. Tapi ini sebuah pelajaran bagi kita semua. Dengan ini kita tahu lemahnya pengawasan di Angkasa Pura itu. Oleh karena itu kita minta agar pengawasan diperketat," ujar Walikota Pekanbaru, Rabu (8/4/2015).
Walikota mengatakan kejadian seperti ini bisa menimbulkan keresahan di Masyarakat. "Makanya kita minta kepada pihak terkait Angkasa Pura II maupun pihak maskapai penerbangan kedepannya memperhatikan hal ini. Kok bisa petugas tidak ada disekitar pesawat yang tengah terparkir. Itukan berbahaya bila dimasuki oleh penyelundup," jelas Walikota.
Oleh karena itu, lanjut Walikota, dirnya berharap agar situasi kembali kondusif. "Mudah-mudahn pelayanan akan terus bisa ditingkatkan," harap Walikota. (Humas Pemko)