Berita terkini

Berita Pemko

Jelang Aksi Unjuk Rasa, Pemko Pekanbaru dan Polresta Siagakan 540 Personel Gabungan

Administrator
20 Okt 2026 19:31 WIB
166 kali dibaca
Jelang Aksi Unjuk Rasa, Pemko Pekanbaru dan Polresta Siagakan 540 Personel Gabungan

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Polresta Pekanbaru menyiagakan 540 personel gabungan untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa yang berpotensi berlangsung pada hari ini. Kesiapan personel tersebut ditandai dengan apel siaga pengamanan aksi unjuk rasa serentak dua tahun pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang digelar di Lapangan Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Selasa (20/10/2026).

"Pada pagi hari ini, jajaran Pemko Pekanbaru bersama Polresta melaksanakan apel siaga. Hal ini guna memastikan kesiapan personel dalam mendukung pengamanan aksi unjuk rasa yang kemungkinan berlangsung hari ini," kata Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Syamsuwir usai apel tersebut.

Pemko mengerahkan sejumlah personel dari organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membantu kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Pemko Pekanbaru bersinergi dengan TNI dan Polri untuk mendukung pengamanan apabila dibutuhkan. Personel yang dikerahkan berasal dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Kesehatan (Dinkes).

"Total personel dari Pemko Pekanbaru yang kami siagakan sekitar 200 orang. Kami membantu kepolisian sesuai dengan kebutuhan di lapangan," jelas Syamsuwir.

Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru Kombes Ronny Riantoko Eppang mengatakan, apel gabungan tersebut tidak hanya bertujuan memastikan kesiapan pengamanan aksi unjuk rasa. Tetapi, apel ini juga mengecek kesiapan Pemko Pekanbaru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan publik harus tetap berjalan dengan baik, baik di Kantor Gubernur Riau maupun di lokasi lainnya yang berpotensi menjadi tempat berlangsungnya kegiatan masyarakat.

"Intinya, kami mengecek kesiapan Pemko Pekanbaru dalam melayani masyarakat. Pelayanan harus tetap berjalan dengan baik, baik untuk kegiatan aksi unjuk rasa maupun kegiatan masyarakat lainnya," ujarnya.

Sebanyak 540 personel gabungan mengikuti apel tersebut. Para personel ini terdiri atas personel Pemko Pekanbaru, Polresta Pekanbaru, dan jajaran polsek.

Terkait jumlah aksi unjuk rasa yang berpotensi berlangsung hingga akhir Oktober, Ronny mengatakan situasi masih dinamis. Biasanya, Polresta menerima informasi mengenai rencana aksi sekitar tiga hari sebelum pelaksanaan. Karena itu, jumlah aksi maupun kebutuhan personel pengamanan masih dapat berubah sesuai perkembangan situasi.

"Kami siap melayani masyarakat dengan baik dan humanis. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga etika dan sopan santun dalam menyampaikan aspirasi," tutur Ronny.

Diharapkan, masyarakat Pekanbaru tetap menjaga citra kota yang ramah dan santun, termasuk dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Guna mengantisipasi kemungkinan meningkatnya kebutuhan pengamanan, Polda Riau juga telah menyiagakan personel tambahan. Namun, Polresta Pekanbaru akan mengoptimalkan kekuatan personel sendiri terlebih dahulu.

"Penebalan pasukan dari Polda Riau sudah disiagakan. Namun, kami tetap mengedepankan personel kami terlebih dahulu. Karena, kami yakin masyarakat Pekanbaru dapat menyampaikan aspirasinya dengan sopan, ramah, dan beretika," pungkasnya. (Kominfo11/RD5)
 

Sumber : (Kominfo11/RD5)

Bagikan :

Bagikan berita ini