Berita terkini

Berita Pemko

Gerbang Tol Dalam Kota Pekanbaru Diusulkan Bernama Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah

Administrator
02 Nov 2026 21:05 WIB
319 kali dibaca
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Menteri PU PR dan jajaran meninjau progres perbaikan Jalan Sepakat

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Menteri PU PR dan jajaran meninjau progres perbaikan Jalan Sepakat - Pekanbaru.go.id

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengusulkan nama Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah untuk gerbang tol yang menghubungkan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai dengan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang. Usulan perubahan nama tersebut telah mendapat persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho usai meninjau pembangunan Jalan Kabun di Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani, Senin (2/11/2026), mengatakan, pemberian nama tokoh pendiri Pekanbaru itu merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan jasa para pendahulu.

Penamaan tersebut diharapkan menjadi warisan (legacy) bagi Pemko dan masyarakat Pekanbaru.

"Sehingga, generasi mendatang tetap mengenal sosok yang memiliki peran penting dalam berdirinya Pekanbaru," ujarnya.

Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Seksi 2.7 Ruas Kota Pekanbaru pada Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Eva Monalisa Tambunan, usai Rapat Penyelesaian Ancaman Gangguan Hambatan dan Tantangan (AGHT) Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera pada Ruas Jalan Tol Pekanbaru-Rengat (Seksi Lingkar Pekanbaru) di Ruang Mulia, Hotel Premiere, Selasa (14/4/2026), mengatakan, panjang jalan tol dalam Kota Pekanbaru mencapai 13,5 kilometer.

Jalur ini menghubungkan Gerbang Tol Dumai-Pekanbaru dengan ruas Pekanbaru-Kampar.

Pada April lalu, Agung juga telah mengusulkan agar pintu tol tersebut menggunakan nama tokoh pendiri Pekanbaru, Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah. Usulan itu mendapat dukungan dari kalangan lembaga adat.

Nama tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya menjaga identitas sejarah dan budaya Melayu di Pekanbaru.

Diharapkan, nama Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah tidak sekadar menjadi identitas sebuah gerbang tol, tetapi juga menjadi pengingat bagi masyarakat tentang sejarah panjang berdirinya Pekanbaru.

Dengan penamaan tersebut, pembangunan infrastruktur modern diharapkan tetap berjalan beriringan dengan pelestarian sejarah dan penghargaan terhadap tokoh-tokoh pendiri daerah. (Kominfo11/RD5)
 

Sumber : (Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho)

Bagikan :

Bagikan berita ini