PEKANBARU - Seiring akan dilakukannya proses pemberian
vaksin Kamis (14/1) di Puskesmas Rejosari, Wali kota Pekanbaru Dr. H .
Firdaus, ST.,MT. menegaskan penerima vaksin tak usah khawatir.
"Alhamdulillah
kita telah mendapatkan vaksin. Sesuai dengan pedoman dari Pemerintah
Pusat, pada tahap awal selain tenaga kesehatan, Wakil Wali kota Ayat
Cahyadi SSi, Kapolresta Pekanbaru, Kejari, Dandim, Ketua MUI, FKUB,
Forum RT/RW dan LPM akan di vaksin terlebih dahulu," ujar Wali kota.
Wali
kota menjelaskan, penyebab tokoh publik didahulukan menerima vaksin,
semata - mata untuk memotivasi masyarakat agar tidak termakan informasi
hoax tentang vaksin sinovac. Wali kota juga meyakinkan masyarakat
Pekanbaru, bahwasanya, vaksin sinovac telah mendapatkan fatwa halal
serta dijamin suci oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Selain itu, kata Wali kota, vaksin sinovac juga sudah lulus dari persyaratan standar WHO. Sehingga dipastikan aman.
"Lantas
muncul pertanyaan kenapa saya tidak divaksin? hal ini karena untuk usia
diatas 60 tahun tidak dianjurkan. Saya sudah lebih 60 tahun. Tapi saya
tegaskan sekali lagi kita butuh vaksin sebagai upaya untuk menghindarkan
dari virus covid-19," jelasnya.
"Jangan
ragu sukseskan vaksinasi. Kita butuh vaksin untuk menyelamatkan diri
kita dan bangsa indonesia. Semoga Allah Ridho dan melindungi kita semua
dari covid-19 dan wabah ini cepat diangkat," imbau Wali kota.
(Kominfo1/RD1)