PEKANBARU - Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kota
Pekanbaru dr. Zaini Rizaldy Saragih mengungkapkan vaksinasi tenaga
kesehatan banyak menemui kendala. Misalnya, pada saat pendaftaran, tidak
semua tenaga kesehatan yang ada di Pekanbaru ikut mendaftar.
"Di
awal-awal aplikasi juga bermasalah, sehingga belakangan ini pelayanan
vaksinasi dibenarkan untuk tenaga kesehatan yang mendaftar belakangan,"
kata Zaini, Selasa (16/2).
Lanjut
pria yang akrab disapa dr. Bob ini, jumlah tenaga kesehatan yang ada di
Pekanbaru yang sudah mendaftarkan dirinya untuk menerima vaksin
berjumlah 11.260 orang. Namun setelah dihitung secara manual bertambah
sekitar 12.000 lebih tenaga kesehatan.
"Dari
12.000 tenaga kesehatan ini sudah lebih 9.000 tenaga kesehatan yang
menjalani vaksinasi, atau kalau presentasi 82 persen," jelasnya.
Lebih
jauh dia menjelaskan saat ini dari 14.674 tenaga kesehatan yang ada di
Pekanbaru, ada 4.100 tenaga kesehatan yang tidak bisa menjalankan
vaksinasi karena termasuk dalam kategori penyintas Covid-19 dan juga
Komorbid atau 14 macam item penyakit.
"Ini
menjadi perhatian karena memang dengan jumlah 4.000 lebih ini juga
menimbulkan tanda tanya, kemarin kami sudah memerintahkan anggota untuk
meminta data rincian Komorbid di masing-masing fasilitas kesehatan yang
ada berdasarkan kategori dokter dan perawat," bebernya.
Diskes
sendiri sambung Bob, di akhir Bulan Februari ini ditargetkan seluruh
tenaga kesehatan yang ada di fasilitas kesehatan Pekanbaru selesai
menjalani vaksinasi.
"Lebih
kurang 1.100 tenaga kesehatan yang belum menjalani vaksin, alasan
macam-macam. Ada yang terkendala kesehatan dan lainnya, target kami 1
sampai 2 hari ini 1.100 tenaga kesehatan yang belum divaksin selesai
menjalani vaksinasi," jelasnya.
(Kominfo3/RD1)