Masyarakat Pekanbaru Diminta Laporkan jika Tahu Keberadaan LGBT


Image : Masyarakat Pekanbaru Diminta Laporkan jika Tahu Keberadaan LGBT
Ilustrasi LGBT - Pekanbaru.go.id

PEKANBARU -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pekanbaru meminta masyarakat agar melaporkan jika mengetahui keberadaan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Hal tersebut mengingat perilaku menyimpang itu tidak sesuai dengan budaya dan agama Islam.

"Kita Riau ini Melayu dan Melayu identik dengan Islam. Jadi perilaku suka sesama jenis itu dilarang baik secara adat apalagi syariat. Haram hukumnya," ujar Sekretaris MUI Pekanbaru, Dr Hasyim.

Baginya Gay termasuk perilaku menyimpang dan tidak dibenarkan ada di bumi Melayu. 

"Kalau ada yang mengetahui kelompok gay, kita minta masyarakat lapor ke penegak hukum. Dan kita minta penegak hukum menindak ini. Karena LGBT tidak dibenarkan," sebutnya.

Apalagi sempat beredar kabar adanya grub di facebook yang bernama gay Pekanbaru. Dan ada ribuan netizen atau warganet yang tergabung jadi anggotanya.

"Apalagi ada kelompok-kelompok kecil bikin grub. Secara terang-terangan menampakkan diri. Ini harus dicegah. Kalau itu dibiarkan kita yakin dan percaya Allah SWT mendatangkan mala petaka akibat ulah manusia," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, sempat muncul salah satu akun yang bernama Gay Pekanbaru di facebook. Namun saat ini akun tersebut sudah hilang. (Kominfo3/RD1)


Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[05/08/2026] Dishub Pekanbaru Tegaskan Truk Tidak Boleh Melintas di Jalan Pesantren [05/08/2026] Delegasi Tiga Negara Apresiasi Konsep Green City di RTH Putri Kaca Mayang [05/08/2026] Delegasi IMT-GT Tinjau SMPN 4 Pekanbaru, Wako Tunjukkan Penerapan Sekolah Hijau Percontohan Nasional [05/08/2026] Kedapatan Buang Sampah Sembarangan, Warga Kampar Adu Mulut saat Diamankan Gakkum DLHK Pekanbaru [05/08/2026] Wali Kota Dorong Semangat Green City Dalam IMT-GT di Pekanbaru [05/08/2026] Wakil Walikota Pekanbaru Ajak Siswa-siswi MAN 2 Kota Pekanbaru Waspada HIV/AIDS