PEKANBARU - Pembelajaran tatap muka atau PTM terbatas di Kota Pekanbaru belum ada penambahan jadwal.
Walau ada rencana penambahan jadwal PTM terbatas dalam PPKM level 1.
Durasi
PTM terbatas saat ini masih berlangsung selama empat jam. Sekolah belum
menambah durasi jam belajar karena belum ada arahan dari
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru.
Dinas segera menggelar evaluasi bersama kepala sekolah dan pengawas. Mereka bakal menambah durasi setelah adanya hasil evaluasi.
"Kami
akan lakukan evaluasi terlebih dahulu PTM selama beberapa bulan ini,
baru nanti kita bahas teknis penambahan durasi," jelas Kepala Dinas
Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas, Sabtu (27/11).
Dinas bakal membahasnya bersama para kepala SD dan SMP di Kota Pekanbaru. Mereka juga membahasnya bersama guru pengawas.
"Setelah ada hasil evaluasi, baru Nanti kita akan tambah durasi belajar. Kalau bisa belajar setiap hari," ulasnya.
Dinas
juga meminta pertimbangan dari Satgas Penanganan Covid-19 di Kota
Pekanbaru. Jadwal belajar sehari pun juga bertambah untuk
dimaksimalkan.
Mereka
pun bakal membahas teknis ini saat dalam rapat evaluasi. Satu bahasan
yakni tambahan durasi belajar bila nantinya penambahan ini mendapat
persetujuan dari satgas. Ia berharap adanya penambahan durasi tentu
membuat jadwal belajar lebih efektif.
"Kita bakal kordinasi dengan satgas, kita bakal tambah jadwal setelah adanya persetujuan dari tim Satgas," ulasnya.
Ismardi
menegaskan bahwa penambahan durasi dan jadwal belajar ini baru wacana.
Ia menyebut bahwa wacana durasi PTM terbatas bertambah seiring
kelonggaran dalam PPKM level 1.
Peserta
didik rencananya belajar setiap hari di sekolah. Namun tetap ada
sejumlah pembatasan yakni 50 persen dari kapasitas sekolah.
(Kominfo4/RD2)