Belajar Tatap Muka di Sekolah Swasta Tunggu Persetujuan Satgas Covid


Image : Belajar Tatap Muka di Sekolah Swasta Tunggu Persetujuan Satgas Covid
Ismardi Ilyas - Pekanbaru.go.id

PEKANBARU - Pelaksanaan belajar tatap muka di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta, hingga kini masih menunggu persetujuan dari Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru.

"Swasta sudah kita ajukan, sekarang tinggal menunggu SK (surat keputusan) dari Satgas Covid," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas, Kamis (11/2).

Saat ini sebut dia, belajar tatap muka terbatas sebagai penguatan dari belajar dalam jaringan (daring) masih diprioritaskan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bagi 87 SD dan 36 SMP negeri khususnya kelas VI dan kelas IX.

"Itupun belum semua sekolah yang kita buka, baru 50 persen dan seluruhnya merupakan sekolah di zona kuning. Kita terus evaluasi, kalau 14 hari ke depan tetap berjalan lancar, baru kita buka yang 50 persen lagi," ungkapnya.

Selain dilakukan evaluasi, terang Ismardi, pelaksanaan belajar tatap muka juga akan mengacu pada pemetaan zona wabah Virus Corona yang dilakukan oleh Satgas Covid-19.

"Nantikan ada lagi pemetaan dari satgas. Kalau ada yang berstatus dari zona kuning ke oranye, maka sekolah kita hentikan. Begitu sebaliknya, kalau oranye ke kuning, kita beri kesempatan sekolah," tutupnya. (Kominfo2/RD1)




Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[14/09/2026] MTQ Kelurahan Simpang Tiga Diikuti 40 Qari dan Qariah, RW 03 Sukses Sabet Juara Umum [14/09/2026] Tertinggi di Indonesia, Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru Tembus 7,39 Persen [14/09/2026] Kualitas Udara Kembali Memburuk, Warga Dihimbau Kurangi Aktivitas di Luar Rumah [14/09/2026] Perkuat Kepercayaan Publik, Pemko Pekanbaru Gandeng Dewan Pers [14/09/2026] Wawako Pekanbaru Buka Forum Penguatan Kemitraan Pemko dan Media, Dorong Komunikasi Dua Arah [13/09/2026] Disdukcapil Pekanbaru Imbau Warga Jangan Beri Data Pribadi Sembarangan