Berita terkini

Berita Pemko

Implementasi Sumpah Pemuda, Ribuan Anak Muda Pekanbaru Bergerak Bersihkan Lingkungan di 15 Kecamatan

Administrator
13 Oktober 2026
46 kali dibaca
Pemko Pekanbaru gelar gerakan Pemuda Lestari, Selasa (13/10/2026).

Pemko Pekanbaru gelar gerakan Pemuda Lestari, Selasa (13/10/2026). - Pekanbaru.go.id

PEKANBARU - Semangat Sumpah Pemuda di Kota Pekanbaru diwujudkan melalui aksi nyata pembersihan dan penghijauan lingkungan.

Ribuan anak muda bergerak serentak di 15 kecamatan melalui program Pemuda Lestari, dengan menggelar gotong royong dan penanaman pohon sebagai upaya menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kelestarian lingkungan.

Gerakan yang diinisiasi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) ini menjadi ajakan bagi pemuda untuk mengambil peran dalam menciptakan Lingkungan Elok, Sehat, Tertata, Aman, Resik, dan Indah (Lestari).

Bukan sekadar memperingati Hari Sumpah Pemuda, kegiatan ini mendorong generasi muda menjadi penggerak perubahan lingkungan di wilayah masing-masing.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar didampingi Kepala Dispora Pekanbaru Yuliarso meninjau langsung pelaksanaan gerakan Pemuda Lestari di Kecamatan Senapelan, tepatnya di Kelurahan Sago, Selasa (13/10/2026).

Sekitar 150 pemuda dari berbagai elemen terlibat dalam kegiatan di kecamatan tersebut, mulai dari membersihkan fasilitas umum hingga melakukan penanaman pohon.

Markarius mengapresiasi keterlibatan anak muda yang turun langsung menjaga kebersihan dan mendukung penghijauan lingkungan. Menurutnya, gerakan ini perlu diperluas agar semakin banyak pemuda terlibat dalam menjaga kelestarian alam.

"Hari ini kita langsung meninjau gerakan Pemuda Lestari di Kecamatan Senapelan. Luar biasa, kurang lebih 150 orang pemuda dari berbagai elemen terlibat bersama-sama bergotong royong membersihkan fasilitas umum di lingkungan Sago," kata Markarius.

Selain aksi bersih-bersih, penanaman pohon menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Upaya penghijauan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama, termasuk generasi muda.

Markarius menegaskan, potensi pemuda di Pekanbaru sangat besar dan perlu dirangkul untuk menjadi kekuatan dalam pelestarian lingkungan.

"Bukan hanya 150 orang di sini. Ada ribuan lagi anak-anak muda yang perlu kita rangkul untuk bersama-sama menjaga alam dan melestarikan lingkungan, supaya kehidupan kita ke depan lebih sehat, lebih baik, dan lebih bahagia," ujarnya.

Ia berharap gerakan Pemuda Lestari tidak berhenti pada momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda. Sebaliknya, kegiatan tersebut diharapkan tumbuh menjadi gerakan berkelanjutan yang dimulai dari lingkungan terkecil, kemudian meluas hingga tingkat kelurahan dan kecamatan.

Sementara itu, Kepala Dispora Pekanbaru Yuliarso mengatakan program Pemuda Lestari merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Pekanbaru Lestari yang digagas Wali Kota Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar.

Program tersebut mengusung semangat menciptakan lingkungan yang elok, sehat, tertata, aman, bersih, dan indah melalui keterlibatan aktif masyarakat, terutama kalangan pemuda.

"Kita menggerakkan program Lestari yang dibuat oleh Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Hari ini kita melaksanakan kegiatan gotong royong bersama, kemudian penghijauan dalam rangka mewujudkan Pekanbaru Lestari," kata Yuliarso.

Ia menjelaskan, bulan Oktober menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat kepemudaan melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan.

Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda perlu diterjemahkan menjadi tindakan konkret, salah satunya melalui gerakan penghijauan dan kebersihan lingkungan.

Yuliarso menyebutkan, kegiatan Pemuda Lestari dilaksanakan serentak di 15 kecamatan dengan melibatkan camat, jajaran pemerintah setempat, dan berbagai elemen pemuda. Gerakan ini diharapkan mampu membangun kebiasaan peduli lingkungan, dimulai dari diri sendiri, lingkungan tempat tinggal, hingga wilayah yang lebih luas.

"Kita harapkan gerakan ini terus-menerus. Pemuda merupakan investasi kita untuk masa depan. Kita memiliki lebih dari 200.000 pemuda yang tersebar di seluruh Pekanbaru, dan potensi ini bisa digerakkan," jelasnya.

Menurut Yuliarso, keterlibatan pemuda dalam penghijauan tidak hanya bertujuan memperindah kota, tetapi juga membangun rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan menggerakkan anak muda secara kolektif, upaya menciptakan Pekanbaru yang bersih dan hijau diharapkan menjadi gerakan bersama yang terus berkembang.

Untuk mendorong pelaksanaan program, Dispora Pekanbaru juga menyiapkan apresiasi bagi kecamatan yang dinilai terbaik dalam menjalankan gerakan Pemuda Lestari. Penilaian dilakukan berdasarkan dokumentasi kegiatan, aksi nyata di lapangan, unsur dan jumlah pemuda yang dilibatkan, serta sasaran kegiatan gotong royong dan penghijauan.

Kecamatan dengan pelaksanaan terbaik nantinya akan menerima hadiah dari Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho pada puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Melalui Pemuda Lestari, Yuliarso berharap generasi muda tidak hanya menjadi penerus pembangunan, tetapi juga pelopor pelestarian lingkungan.

"Semangat kepemudaan diharapkan tumbuh menjadi gerakan hijau yang konsisten, sehingga upaya menjaga kebersihan, memperluas penghijauan, dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dapat dimulai dari setiap sudut Kota Pekanbaru," pungkasnya. (Kominfo8/RD2)

Sumber : ((Kominfo8/RD2))

Bagikan :

Bagikan berita ini