info@pekanbaru.go.id                        TRILOGI | FALSAFAH KERJA PEMERINTAH KOTA PEKANBARU
(0761) 47527
Upaya Wujudkan Kota Madani

Kasatpol PP: Peran Warga Kota Penting dalam Penegakan Perda

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pekanbaru, Agus Pramono
Kasatpol PP: Peran Warga Kota Penting dalam Penegakan Perda

PEKANBARU— Tegaknya peraturan daerah (Perda) yang dibuat Pemko Pekanbaru tidak lepas dari peran warga kota. Sebab itu, dalam penegakan perda ini terus berproses untuk mewujudkan Pekanbaru sebagai Kota Madani.

"Menegakkan peraturan daerah tidak semudah membalik telapak tangan. Butuh proses untuk merubah kebiasaan seserorang dari kurang baik menjadi berperilaku baik," Kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pekanbaru, Agus Pramono, Kamis (8/2).

Ia mengaku tidak menutup mata, saat ini hampir di setiap sudut Kota Pekanbaru ada saja terjadi pelanggaran perda, mulai dari maraknya gelandangan dan pengemis (gepeng), pedagang kaki lima (PKL), serta tempat hiburan malam yang tidak taat jam operasionalnya. "Ini Pekerjaan rumah Pemko Pekanbaru khususnya melalui Satpol PP dan instansi terkait lainnya dalam penegakan perda tersebut," katanya.

Agus Pramono menyatakan, tim Satpol PP akan selalu siap untuk menertibkan seluruh pelanggaran Perda tersebut. Yakni dengan cara menggelar razia siang maupun malam. 

"Ya, kita gelar razia siang malam, ini adalah salah satu cara untuk menertibkan seluruh pelanggaran Perda di Kota Pekanbaru. Dengan begitu pelanggan tempat hiburan, prostitusi terselubung, PKL maupun gepeng akan takut melanggar aturan," katanya. 

Di sini jugalah kata Agus perlunya peran serta masyarakat untuk memantau dan menegakkan Perda ini. Dengan adanya dukungan masyarakat ini akan bisa lebih baik. 

"Mari kita bersama berperan memantau atau tidak melanggar perda. Ini dimulai dari RT, RW, Lurah dan Camat dan masyarakat, jika ini berjalan maka saya yakin semua bisa ditertibkan. Kalau mengharap Satpol PP saja tentu butuh waktu lama mewujudkan sebagaimana visi dan misi menjadikan "Pekanbaru Kota Madani," pungkasnya. (kominfo7/RD3)

: facebooktwittergoogle plusPinterest