info@pekanbaru.go.id                        TRILOGI | FALSAFAH KERJA PEMERINTAH KOTA PEKANBARU
(0761) 47527

Koridor Bus TMP Akan Ditambah ke Tenayan Raya

Koridor Bus TMP Akan Ditambah ke Tenayan Raya

PEKANBARU— Sebagai  angkutan massal yang disubsidi oleh Pemerintah, keberadaan Trans Metro Pekanbaru (TMP) sangat diperlukan oleh masyarakat. Semakin hari, pemanfaatan bus yang di dominasi berwarna biru laut itu semakin bertambah. Jika tidak ada halangan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menambah sebanyak 80 unit bus yang akan dioperasikan pada Januari 2018 mendatang.

Selain bus itu, tentu Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru sebagai leading sektornya akan membangun juga halte. Karena bus TMP juga akan melayani pegawai ke kantor Tenayan Raya dan masyarakat. Persiapan untuk penambahan unit juga sudah dilakukan. Demikian dikatakan Kepala Dishub Pekanbaru Aripin HR SH saat dikonfirmasi melalui Kepala UPTD Pengelolaan Angkutan Perkoraan (PAP) Dishub Pekanbaru Wisnu Heryanto, Senin (10/7). Ia menjelaskan 80 unit bus yang akan dioperasikan sebagai tambahan terdiri dari 50 unit bus besar dan 30 unit bus ukuran sedang.

''Bus kami kan seluruhnya ada 100 unit yang belum jalan. Sedangkan, 75 bus bantuan baru dan 25 yang lama. Nah, yang lama ini kan rusak baru diperbaiki sekitar 11 unit. Jika ditotalkan ada sekitar 86 unit yang ready. Akan tetapi kami harus cadangkan 6 unit. Sehingga untuk tambahan ada sekitar 80,'' jelas Wisnu.

Lanjut Wisnu, dari perencanannya akan ada penambahan rute pada 2018 nanti. Di mana sampai saat ini sudah ada usulan penambahan koridor. Yakni ke arah Tenayan Raya. Jika itu disahkan maka total jumlah koridor bus TMP nanti menjadi 10 koridor.''Persiapan yang pasti kami lakukan perawatan. Pokoknya bagaimana di Januari 2018 semua bus yang direncanakan berjalan, harus berjalan. Pelayanan ini juga dalam rangka menjadikan Pekanbaru smart city yang madani,'' ujar Wisnu.

Dikatakan Wisnu, saat ini hanya ada sebanyak 45 bus yang baru bisa dioperasikan. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh pihak Pemerintah. Di mana untuk operasional, bus disubsidi. Sehingga ongkos yang dibayarkan oleh warga jadi lebih murah. Yakni sebesar Rp4 ribu untuk sekali jalan.(Kominfo/1)

: facebooktwittergoogle plusPinterest