info@pekanbaru.go.id                        TRILOGI | FALSAFAH KERJA PEMERINTAH KOTA PEKANBARU
(0761) 47527
Edaran Walikota Selama Ramadan

Siang Hari, Rumah Makan Tutup

Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT
Siang Hari, Rumah Makan Tutup

PEKANBARU - Selama Bulan Puasa, pemilik usaha hiburan umum, Karaoke, PUB, Cafe dan Billyard diminta untuk menutup usahanya. Tempat usaha tersebut hanya boleh beroperasi mulai pukul 21.00 hingga 02.00 wib. Larangan ini sesuai dengan surat edaran Walikota Pekanbaru nomor 338 tahun 2015 yang dikeluarkan Rabu (17/6/2015) kemarin.

Namun untuk tempat hiburan, Karaoke, PUB, Cafe dan Billyard serta restoran yang berada di hotel berbintang Pemko mengizinkan untuk tetap beroprasi seperti biasa. Sedangkan untuk yang lainnya, baik itu restoran, rumah makan dan sejenisnya hanya diperbolehkan buka mulai pukul 16.00 hingga waktu imsak.

Sedangkan rumah makan non muslim agar memasang spanduk dengan ukuran 1X4 meter yang bertuliskan retoran/rumah makan non muslim dan harus mendapatkan izin dari BPT-PM Kota Pekanbaru.

Selanjutnya, untuk pijat yang dibolehkan beroperasi hanya pijat kesehatan tuna netra dan refleksi, sedangkan salon kecantikan hanya diperbolehkan beroperasi mulai pukul 08.00 hingga pukul 17.00 wib, sementara untuk bioskop dapat dibuka mulai pukul 21.00 hingga pukul 02.00 wib.

Untuk usaha penjualan snack/bakery tidak ada pembatasan waktu jam buka, namun pengusaha jenis usaha ini ditekankan untuk penjualan untuk dibawa pulang tidak dibenarkan mengkonsumsinya di lokasi usaha tersebut khususnya pada siang hari.

Sedangkan untuk Warnet dan Play Station dapat dibuka mulai pukul 08.00 hingga pukul 17.00 WIB setiap harinya di bulan Ramadan. Pemko Pekanbaru juga menghimbau kepada pengelola pusat -pusat bisnis seperti perhotelan, bandara, mall/supermarket dan sejenisnya agar memperdengarkan lagu-lagu/musik islami dan menganjurkan karyawan/ti nya beribadah dan mengenakan busana muslim, serta mengumandangkan suara adzan ketika waktu salat masuk.

Walikota Pekanbaru, Firdaus meminta seluruh masyarakat dan pemilik usahan untuk mencermati surat himbauan tersebut. Untuk melakukan pengawasan, Pemko Pekanbaru telah membentuk tim pengawas dan penertiban terhadap ketentuan hasil keputusan tersebut.

"Apabila terjadi pelanggaran ketentuan keputusan tersebut kita akan lakukan penyitaan dan selanjutnya akan dilakukan penutupan hingga nanti dilakukan pencabutan izin usahanya," katanya.

Firdaus mengharapkan kepada masyarat yang menemukan pelanggaran tersebut agar tidak mengambil tindakan langsung, namun diharapkan melaporkan ke pihak Satpol PP Kota Pekanbaru.

"Kita berharap kepada semua dapat membantu sepenuhnya pelaksanaan himbauan ini dengan rasa tanggung jawab sehingga pelaksanaan ibadah puasa Ramadahan tahun 1436 H ini berjalan dengan baik,"sebut Firdaus. (Humas Pemko)

: facebooktwittergoogle plusPinterest