Permintaan Daging Meningkat 300 Persen
Kamis, 02 September 2010 13:46
SH
PEKANBARU - Permintaan konsumen akan daging sapi menjelang Lebaran Idul Fitri 2010 diperkirakan meningkat sampai 300 persen. Peningkatan permintaan daging tertinggi diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Kadistanak) Kota Pekanbaru, Sentot D Prayitno, Rabu (1/9). Sentot menyebutkan, meski permintaan tinggi tapi pasokan diprediksi aman.
"Kebutuhan daging sapi selama lima hari menjelang Lebaran diprediksi sebanyak 105 ton atau sama dengan 446 ekor sapi. Karena, biasanya H-5 masyarakat sudah mulai membeli daging untuk stok Lebaran tiga kali lipat dari kebutuhan sehari-hari atau sekitar 150-176 ekor sapi per hari," terang Sentot.
Sentot mengatakan, menjelang Idul Fitri, persediaan sapi potong tersedia sebanyak 1.075 ekor yang didatangkan dari beberapa tempat. Seperti, Rumah Potong Hewan (RPH) 78 ekor, petani 147 ekor dan RAM sebanyak 800 ekor.
Jika dilihat dari kebutuhan, jumlah ini sangat aman bahkan masih bersisa sekitar 435 ekor sapi. Untuk pasar tradisional juga telah diawasi. Antara lain, Pasar Tangor, Kualu dan Dupa. Begitu juga empat swalayan dan dua agen daging impor seperti Sukanda Jaya.
"Hasil pantauan kita, sampai saat ini kondisi daging yang beredar di Pekanbaru sangat aman. Jadi, masyarakat tidak perlu merasa khawatir untuk membelinya," ujar Sentot.
Sementara itu, kebutuhan daging ayam juga akan mengalami kenaikan pada Lebaran tahun ini. Meski permintaan tinggi tapi pasokan diprediksi juga aman. Selain itu, harga penjualan daging ayam di pasar tradisional diperkirakan terus mengalami kenaikan hingga H-1 Lebaran.
"Kita sudah berkoordinasi dengan pengelola. Diperkirakan kebutuhan daging ayam meningkat lebih dari sepuluh persen hingga jelang Lebaran," jelas Sentot.
Sumber: SH
Baca juga:




