5.211 Pelamar CPNS Pemko Jalani Ujian Tertulis
Rabu, 18 Nopember 2009 07:49
sopian hadi
PEKANBARU - Sebanyak 5.211 orang pelamar Calon Pegawai Negeri Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemko Pekanbaru mengikuti tes tertulis hari ini, Rabu (18/11). Mereka ini terbagi atas tiga formasi, yakni 1.463 tenaga guru, 1.268 tenaga kesehatan, dan 2.480 tenaga teknis.
Demikian disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru, Hermanius, Selasa (17/11), di ruangannya. Katanya, pelamar CPNS yang mengikuti tes tertulis tersebut, tersebar di sepuluh sekolah sekitar Komplek Hang Tuah, sebagai lokasi ujian yang ditunjuk Pemko Pekanbaru.
"Sebenarnya, sebanyak 5.771 CPNS yang lulus tes administrasi yang berhak mengikuti tes tertulis, namun karena 560 orang dari mereka yang tidak mengambil nomor peserta ujian, maka kita putuskan hanya 5.211 CPNS yang berhak mengikuti tes tertulis," ujarnya.
Dalam pelaksanaan ujian ini, lanjut Hermanius, menggunakan 200 ruangan kelas. "Satu ruangan, kita tempatkan dua orang pengawas. Mereka itu terdiri dari para guru sekolah terkait, dimana gedung sekolah mereka dipakai untuk ujian ini," imbuhnya.
Tak hanya itu, terang Hermanius, untuk kelancaran tes, pihaknya juga melibatkan aparat keamanan, seperti Satpol PP maupu Kepolisian dari Poltabes. "Kita tempatkan satu ruang kelas dengan dua orang pengawas dari tim keamanan. Sehingga kelancaran tes dapat terjaga," timpalnya lagi.
Menurut Hermanius, untuk pengawas dalam ruangan, pihaknya hanya melihatkan para guru sekolah. "Sebelumnya, para pengawas dari guru sekolah ini telah mendapat arahan maupun petunjuk dari Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Pekanbaru, terhadap tugas mereka dalam mengawas para CPNS tersebut," jelasnya lagi.
Terkait hal ini, Kepala Diknas Kota Pekanbaru, Yuzamri Yakub, mengungkapkan kalau penggunaan gedung sekolah untuk tes CPNS tak ada persoalan. Sebab pemakaiannya hanya memakan waktu 1 hari saja. "Saya pikir untuk satu hari meliburkan siswa tidak akan menganggu proses belajar mengajar. Apalagi, penggunaannya untuk kegiatan negara, kita harus mendukung penuh," ucapnya.
Baca juga:




