Bangun Sejumlah Objek Wisata, Disbudpar Anggarkan Rp6 Miliar di APBD 2012
Kamis, 26 Januari 2012 08:29
SH
PEKANBARU- Dinas kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru, pada APBD 2012 ini mengaku kembali mengajukan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk kelanjutan pembangunan sejumlah objek wisata. Dan untuk melengkapi fasilitas pariwisata yang sejauh ini masih tergolong minim disejumlah objek wisata yang ada di Kota Pekanbaru.
Demikian yang diungkapkan Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru, Destrayani Bibra, usai mengikuti rapat persiapan jelang pemeriksaan keuangan oleh BPK, di aula kantor Walikota Pekanbaru, Rabu (25/1). Dikatakannya, meski kebutuhan anggaran untuk pengelolaan lokasi wisata di Kota Pekanbaru ini sangat besar, namun relokasi anggaran yang bisa dialokasikan Pemko Pekanbaru tidak pernah mengalami perubahan setiap tahunnya.
"Anggaran yang kita ajukan masih tetap sama dengan tahun sebelumnya. Pada tahun ini kita berencana akan melakukan penambahan bangunan objek wisata seperti pembangunan Danau Buatan agar bisa lebih menarik lagi dan bisa menarik minat para pendatang untuk berkunjung di Kota Pekanbaru," jelasnya.
Menurutnya, minimnya sarana atau fasilitas diseluruh lokasi objek wisata yang ada di Pekanbaru hingga saat ini memang tidak sesuai dengan yang diharapkan masyarakat Kota Pekanbaru. Hal itu dikarenakan anggaran yang dianggarkan Pemko Pekanbaru tidak mencukupi dengan kebutuhan anggaran yang dibutuhkan untuk melanjutkan pembangunan objek wisata di Pekanbaru yang berstandar Nasional.
"Anggaran yang dianggarkan itu jika dipakai untuk membuat sarana dan tempat objek wisata baru yang sesuai keinginan masyarakat tentunya jauh dari mencukupi, tapi memang begitulah kemampuan kita hingga saat ini," jelas Ide, nama akrabnya Kadibudpar Kota Pekanbaru ini.
Sejauh ini, sambung Ide, pihaknya sudah berulang kali menawarkan kerja sama dalam hal pengelolaan objek wisata di Pekanbaru dengan sejumlah investor asing. Namun, hal itu masih tetap saja kandas dan terbentur akibat infrastruktur yang ada di Kota Pekanbaru belum memadai sehingga sejumlah investor yang telah berniat menanamkan sahamnya tersebut kembali mengundurkan diri.
"Sudah, kita sudah sering menerima investor yang ingin berinvestasi di Pekanbaru ini, tapi karena mereka lihar infrastruktur kita belum memadai, karena itu mereka kembali mengurungkan niatnya," ujar Ide seperti dilansir halloriau.(PDE)
Baca juga:




